2018Unpublished venueRequires access

Analysis of the Portrayal of The Protagonist in Kathleen Glasgow's Girl in Pieces and Ned Vizzini's It's Kind of A Funny Story

Krista Hermawan

Open publisher page 0 citations

Abstract

Skripsi ini berisi analisis terhadap dua buah novel yang berjudul Girl in Pieces karya Kathleen Glasgow dan It’s Kind of a Funny Story karya Ned Vizzini. Kedua novel tersebut menceritakan kehidupan seseorang yang menderita penyakit kejiwaan dan pada akhirnya sembuh dari penyakitnya. Fokus utama analisis dalam skripsi ini adalah penggambaran watak tokoh utama di kedua novel tersebut. Charlotte ‘Charlie’ Davis, tokoh utama dalam Girl in Pieces, adalah seorang gadis yang pendiam dan tertutup, serta tidak percaya diri. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi komunikatif dan percaya diri. Perubahan ini disebabkan oleh dukungan dan dorongan dari orang-orang di sekitarnya. Sedangkan Craig Gilner, tokoh utama dalam It’s Kind of a Funny Story, adalah seorang remaja laki-laki yang tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian, serta pesimis. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi percaya diri dan optimis. Perubahan ini terjadi karena dirinya dirawat di rumah sakit. Dari hasil analisis, saya dapat menarik kesimpulan bahwa kedua novel ini ditulis untuk meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat terhadap orang-orang, terutama anak muda, yang menderita penyakit kejiwaan. Selain itu lewat, kedua novel ini, penulis ingin menyampaikan bahwa pulih dari penyakit kejiwaan bukanlah suatu hal yang tidak mungkin.

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini berisi analisis terhadap dua buah novel yang berjudul Girl in Pieces karya Kathleen Glasgow dan It’s Kind of a Funny Story karya Ned Vizzini. Kedua novel tersebut menceritakan kehidupan seseorang yang menderita penyakit kejiwaan dan pada akhirnya sembuh dari penyakitnya. Fokus utama analisis dalam skripsi ini adalah penggambaran watak tokoh utama di kedua novel tersebut. Charlotte ‘Charlie’ Davis, tokoh utama dalam Girl in Pieces, adalah seorang gadis yang pendiam dan tertutup, serta tidak percaya diri. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi komunikatif dan percaya diri. Perubahan ini disebabkan oleh dukungan dan dorongan dari orang-orang di sekitarnya. Sedangkan Craig Gilner, tokoh utama dalam It’s Kind of a Funny Story, adalah seorang remaja laki-laki yang tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian, serta pesimis. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi percaya diri dan optimis. Perubahan ini terjadi karena dirinya dirawat di rumah sakit. Dari hasil analisis, saya dapat menarik kesimpulan bahwa kedua novel ini ditulis untuk meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat terhadap orang-orang, terutama anak muda, yang menderita penyakit kejiwaan. Selain itu lewat, kedua novel ini, penulis ingin menyampaikan bahwa pulih dari penyakit kejiwaan bukanlah suatu hal yang tidak mungkin.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini berisi analisis terhadap dua buah novel yang berjudul Girl in Pieces karya Kathleen Glasgow dan It’s Kind of a Funny Story karya Ned Vizzini. Kedua novel tersebut menceritakan kehidupan seseorang yang menderita penyakit kejiwaan dan pada akhirnya sembuh dari penyakitnya. Fokus utama analisis dalam skripsi ini adalah penggambaran watak tokoh utama di kedua novel tersebut. Charlotte ‘Charlie’ Davis, tokoh utama dalam Girl in Pieces, adalah seorang gadis yang pendiam dan tertutup, serta tidak percaya diri. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi komunikatif dan percaya diri. Perubahan ini disebabkan oleh dukungan dan dorongan dari orang-orang di sekitarnya. Sedangkan Craig Gilner, tokoh utama dalam It’s Kind of a Funny Story, adalah seorang remaja laki-laki yang tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian, serta pesimis. Namun, di akhir cerita, wataknya berubah menjadi percaya diri dan optimis. Perubahan ini terjadi karena dirinya dirawat di rumah sakit. Dari hasil analisis, saya dapat menarik kesimpulan bahwa kedua novel ini ditulis untuk meningkatkan kesadaran dan empati masyarakat terhadap orang-orang, terutama anak muda, yang menderita penyakit kejiwaan. Selain itu lewat, kedua novel ini, penulis ingin menyampaikan bahwa pulih dari penyakit kejiwaan bukanlah suatu hal yang tidak mungkin.

Key concepts: Humanities, Art, Girl, Psychoanalysis, Psychology, Developmental psychology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of the Portrayal of The Protagonist in Kathleen Glasgow's Girl in Pieces and Ned Vizzini's It's Kind of A Funny Story — Research Paper | ScholarLens