The Portrayal of The Protagonist in 'The Penny' By Joyce Meyer and Deborah Bedford
Jessica Winoto
Abstract
Jessica Winoto
Abstract
Di dalam tesis ini, saya menganalisis karakteristik tokoh utama dari novel yang berjudul The Penny karangan Joyce Meyer dan Deborah Bedford. Setelah membaca dan menganalis novel tersebut saya mendapati bahwa tokoh utama dari novel ini, Jenny Black, memiliki karakter yang round dan dy nami c . Ia memiliki banyak karakteristik yang mengalami perubahan. Pada awalnya, ia digambarkan sebagai seorang yang mempunyai sedikit pengetahuan tentang Tuhan. Selain itu, siksaan dan perlakuan semena-mena dari keluarga, terutama sang ayah, menyebabkan ia menjadi seorang yang tidak percaya diri, penyendiri, tidak bisa mempercayai orang lain. Namun, di pertengahan cerita, Jenny mengalami perubahan karakter. Hal ini disebabkan oleh pertemuan dan pengenalan pribadi akan Tuhan. Ia menjadi seorang yang beriman pada Tuhan dan hal ini membuatnya menjadi seorang yang percaya diri, terbuka dan bisa mempercayai orang lain. Kedua penulis novel ini beragama Kristen. Tujuan mereka dalam penulisan novel ini adalah untuk menunjukkan pada pembaca bahwa sebuah keputusan untuk menerima Tuhan dapat mengubah kehidupan seseorang secara total dan menjadi lebih baik. Pengenalan akan Tuhan bisa membantu seseorang untuk mengampuni dan lepas dari trauma di masa lalu.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Di dalam tesis ini, saya menganalisis karakteristik tokoh utama dari novel yang berjudul The Penny karangan Joyce Meyer dan Deborah Bedford. Setelah membaca dan menganalis novel tersebut saya mendapati bahwa tokoh utama dari novel ini, Jenny Black, memiliki karakter yang round dan dy nami c . Ia memiliki banyak karakteristik yang mengalami perubahan. Pada awalnya, ia digambarkan sebagai seorang yang mempunyai sedikit pengetahuan tentang Tuhan. Selain itu, siksaan dan perlakuan semena-mena dari keluarga, terutama sang ayah, menyebabkan ia menjadi seorang yang tidak percaya diri, penyendiri, tidak bisa mempercayai orang lain. Namun, di pertengahan cerita, Jenny mengalami perubahan karakter. Hal ini disebabkan oleh pertemuan dan pengenalan pribadi akan Tuhan. Ia menjadi seorang yang beriman pada Tuhan dan hal ini membuatnya menjadi seorang yang percaya diri, terbuka dan bisa mempercayai orang lain. Kedua penulis novel ini beragama Kristen. Tujuan mereka dalam penulisan novel ini adalah untuk menunjukkan pada pembaca bahwa sebuah keputusan untuk menerima Tuhan dapat mengubah kehidupan seseorang secara total dan menjadi lebih baik. Pengenalan akan Tuhan bisa membantu seseorang untuk mengampuni dan lepas dari trauma di masa lalu.
Key concepts: Humanities, Psychology, Art, Cartography, Psychoanalysis, Geography