Analysis of The Portrayal of The Protagonist of Sue Monk Kidd's 'The Secret Life of Bees'
Priscilla
Abstract
Priscilla
Abstract
Dalam tugas akhir ini, saya menganalisa penggambaran tokoh utama dalam sebuah novel karya Sue Monk Kidd yang berjudul The Secret Life of Bees. Tokoh utama dalam novel ini adalah seorang remaja perempuan bernama Lily Melissa Owens yang mengalami perubahan karakter dalam perjalanannya menuju kedewasaan. Perubahan karakter yang dialami oleh Lily dalam novel ini tidak terlepas dari peranan komunitasnya. Di awal cerita, Lily dikisahkan hidup di dalam sebuah komunitas di mana ia tidak pernah mendapatkan bimbingan dan penerimaan baik dari ayahnya maupun teman-temannya. Akibatnya, Lily tumbuh menjadi seorang anak yang naif, penuh penyesalan, tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian dalam menentukan pilihan hidupnya. Setelah Lily melarikan diri dari rumahnya dan masuk ke dalam sebuah komunitas terdiri dari orang-orang kulit hitam yang mampu memberikannya bimbingan dan penerimaan, ia mengalami perubahan karakter menjadi seorang anak yang lebih bijaksana, percaya diri dan berani menentukan pilihan hidupnya. Melalui perubahan karakter tokoh utama dari novel ini, terlihat bahwa Kidd ingin menekankan pentingnya peran komunitas dalam mendukung perkembangan karakter seseorang menuju kedewasaan.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam tugas akhir ini, saya menganalisa penggambaran tokoh utama dalam sebuah novel karya Sue Monk Kidd yang berjudul The Secret Life of Bees. Tokoh utama dalam novel ini adalah seorang remaja perempuan bernama Lily Melissa Owens yang mengalami perubahan karakter dalam perjalanannya menuju kedewasaan. Perubahan karakter yang dialami oleh Lily dalam novel ini tidak terlepas dari peranan komunitasnya. Di awal cerita, Lily dikisahkan hidup di dalam sebuah komunitas di mana ia tidak pernah mendapatkan bimbingan dan penerimaan baik dari ayahnya maupun teman-temannya. Akibatnya, Lily tumbuh menjadi seorang anak yang naif, penuh penyesalan, tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian dalam menentukan pilihan hidupnya. Setelah Lily melarikan diri dari rumahnya dan masuk ke dalam sebuah komunitas terdiri dari orang-orang kulit hitam yang mampu memberikannya bimbingan dan penerimaan, ia mengalami perubahan karakter menjadi seorang anak yang lebih bijaksana, percaya diri dan berani menentukan pilihan hidupnya. Melalui perubahan karakter tokoh utama dari novel ini, terlihat bahwa Kidd ingin menekankan pentingnya peran komunitas dalam mendukung perkembangan karakter seseorang menuju kedewasaan.
Key concepts: Humanities, Art, Psychology