Portrayal of Protagonist in Paulo Coelho's 'Eleven Minutes'
Ifan Gunawan
Abstract
Ifan Gunawan
Abstract
Dalam tugas akhir ini saya menganalisis karakteristik tokoh utama dalam novel Eleven Minutes karya Paulo Coelho. Tokoh utama ini digambarkan hidup dalam lingkungan masyarakat Brazil pada abad 21. Maria, tokoh utama novel ini, merupakan seorang wanita dari daerah pinggiran Brazil. Pada tahap awal kehidupannya, Maria digambarkan sebagai wanita yang naif dalam hubungannya dengan pria. Hal ini dikarenakan ia mengimpikan seorang pangeran berkuda putih untuk menjemputnya dan kemudian menikahinya. Kemudian dia menjadi wanita yang manipulatif karena mengalami berbagai masalah dalam hubungannya dengan pria,. Selain itu, Maria juga menemukan hal lain, yaitu mendapatkan kepuasan seksual melalui masturbasi. Kemudian Maria menjadi seorang pekerja seks komersil demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Semua hal ini menyebabkan Maria digambarkan sebagai seorang wanita yang memberontak terhadap nilai- nilai agama. Setelah melakukan analisis terhadap karakter Maria, saya menyimpulkan bahwa pengalaman buruk seseorang dapat mengubah sifat dan pandangan orang itu terhadap sesuatu. Lebih lanjut saya berpendapat bahwa apapun keputusan yang kita ambil, kita harus dapat mempertanggungjawabkan keputusan itu, baik kepada Tuhan maupun kepada sesama.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam tugas akhir ini saya menganalisis karakteristik tokoh utama dalam novel Eleven Minutes karya Paulo Coelho. Tokoh utama ini digambarkan hidup dalam lingkungan masyarakat Brazil pada abad 21. Maria, tokoh utama novel ini, merupakan seorang wanita dari daerah pinggiran Brazil. Pada tahap awal kehidupannya, Maria digambarkan sebagai wanita yang naif dalam hubungannya dengan pria. Hal ini dikarenakan ia mengimpikan seorang pangeran berkuda putih untuk menjemputnya dan kemudian menikahinya. Kemudian dia menjadi wanita yang manipulatif karena mengalami berbagai masalah dalam hubungannya dengan pria,. Selain itu, Maria juga menemukan hal lain, yaitu mendapatkan kepuasan seksual melalui masturbasi. Kemudian Maria menjadi seorang pekerja seks komersil demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Semua hal ini menyebabkan Maria digambarkan sebagai seorang wanita yang memberontak terhadap nilai- nilai agama. Setelah melakukan analisis terhadap karakter Maria, saya menyimpulkan bahwa pengalaman buruk seseorang dapat mengubah sifat dan pandangan orang itu terhadap sesuatu. Lebih lanjut saya berpendapat bahwa apapun keputusan yang kita ambil, kita harus dapat mempertanggungjawabkan keputusan itu, baik kepada Tuhan maupun kepada sesama.
Key concepts: Humanities, Art, Psychology