Portrayal of The Protagonists in Carolly Erickson's 'The Hidden Diary of Marie Antoinette' and Kathryn Harrison's 'A Thousand Orange Trees'
Silvane
Abstract
Silvane
Abstract
Dalam skripsi ini saya akan menganalisis sifat tokoh utama dari dua novel yang berjudul The Hidden Diary of Marie Antoinette oleh Carolly Erickson dan A Thousand Orange Trees oleh Kathryn Harrison. Masing-masing novel bertutur tentang ratu yang menikah karena perjodohan dengan tujuan politis. Pernikahan tersebut menyebabkan mereka pindah ke negara yang baru karena suami mereka adalah putra mahkota dari negara lain. Mereka hidup di abad yang berbeda sehingga menimbulkan reaksi berbeda ketika dihadapkan kepada berbagai masalah dalam situasi yang baru. Marie Antoinette, tokoh utama di The Hidden Diary of Marie Antoinette, digambarkan mempunyai kehidupan yang mewah tetapi ia mempunyai sisi gelap dalam hidupnya. Selain itu, novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dalam bentuk buku harian untuk menceritakan kehidupan pribadi Marie Antoinette. Tokoh utama dalam A Thousand Orange Trees, Maria Luisa, adalah seseorang yang penurut tetapi dalam keadaan terpaksa ia menjadi orang yang cerdik dalam menghadapi masalahnya. Novel ini disajikan dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Dalam penulisan kedua novel tersebut, pengarang ingin menunjukkan sisi manusiawi dari masing-masing tokoh utama. Pengarang juga menunjukkan bahwa kekayaan dan kekuasaan bukan kunci utama dari kebahagiaan.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam skripsi ini saya akan menganalisis sifat tokoh utama dari dua novel yang berjudul The Hidden Diary of Marie Antoinette oleh Carolly Erickson dan A Thousand Orange Trees oleh Kathryn Harrison. Masing-masing novel bertutur tentang ratu yang menikah karena perjodohan dengan tujuan politis. Pernikahan tersebut menyebabkan mereka pindah ke negara yang baru karena suami mereka adalah putra mahkota dari negara lain. Mereka hidup di abad yang berbeda sehingga menimbulkan reaksi berbeda ketika dihadapkan kepada berbagai masalah dalam situasi yang baru. Marie Antoinette, tokoh utama di The Hidden Diary of Marie Antoinette, digambarkan mempunyai kehidupan yang mewah tetapi ia mempunyai sisi gelap dalam hidupnya. Selain itu, novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dalam bentuk buku harian untuk menceritakan kehidupan pribadi Marie Antoinette. Tokoh utama dalam A Thousand Orange Trees, Maria Luisa, adalah seseorang yang penurut tetapi dalam keadaan terpaksa ia menjadi orang yang cerdik dalam menghadapi masalahnya. Novel ini disajikan dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Dalam penulisan kedua novel tersebut, pengarang ingin menunjukkan sisi manusiawi dari masing-masing tokoh utama. Pengarang juga menunjukkan bahwa kekayaan dan kekuasaan bukan kunci utama dari kebahagiaan.
Key concepts: Humanities, Art