Portrayal of The Protagonists in Wally Lamb's 'She's Come Undone' and Janet Fitch's 'White Olfander'
Natalia Christa
Abstract
Natalia Christa
Abstract
Di dalam skripsi ini, saya menganalisis karakteristik dua tokoh dari dua novel berjudul She’s Come Undone karangan Wally Lamb dan White Oleander karangan Janet Fitch. Saya menganalisis bagaimana kejadian traumatik yang dialami kedua tokoh di masa kecilnya memengaruhi karakteristik dan tingkah laku mereka pada saat mereka dewasa. Selain itu, saya juga menganalisis bagaimana kedua tokoh ini dapat menangani kejadian traumatik tersebut sehingga mereka pada akhirnya dapat menemukan jati diri mereka yang sesungguhnya. Dolores Price, tokoh protagonis dalam novel She’s Come Undone digambarkan sebagai tokoh yang mandiri namun keras dan tertutup, sedangkan Astrid Magnussen, tokoh protagonis dalam novel White Oleander digambarkan sebagai seorang yang sangat bergantung pada orang lain dan sangat penurut pada awalnya. Kedua tokoh ini mengatasi trauma mereka dengan cara yang berbeda. Dolores Price mengatasi traumanya dengan serangkaian terapi umum dan hipnotis dengan seorang psikolog, sedangkan Astrid Magnussen mengatasinya sendiri setelah melalui serangkaian kejadian yang dialaminya di rumah-rumah adopsi.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Di dalam skripsi ini, saya menganalisis karakteristik dua tokoh dari dua novel berjudul She’s Come Undone karangan Wally Lamb dan White Oleander karangan Janet Fitch. Saya menganalisis bagaimana kejadian traumatik yang dialami kedua tokoh di masa kecilnya memengaruhi karakteristik dan tingkah laku mereka pada saat mereka dewasa. Selain itu, saya juga menganalisis bagaimana kedua tokoh ini dapat menangani kejadian traumatik tersebut sehingga mereka pada akhirnya dapat menemukan jati diri mereka yang sesungguhnya. Dolores Price, tokoh protagonis dalam novel She’s Come Undone digambarkan sebagai tokoh yang mandiri namun keras dan tertutup, sedangkan Astrid Magnussen, tokoh protagonis dalam novel White Oleander digambarkan sebagai seorang yang sangat bergantung pada orang lain dan sangat penurut pada awalnya. Kedua tokoh ini mengatasi trauma mereka dengan cara yang berbeda. Dolores Price mengatasi traumanya dengan serangkaian terapi umum dan hipnotis dengan seorang psikolog, sedangkan Astrid Magnussen mengatasinya sendiri setelah melalui serangkaian kejadian yang dialaminya di rumah-rumah adopsi.
Key concepts: Humanities, White (mutation), Art, Cartography, Geography, Biology, Gene, Biochemistry