2018Unpublished venueRequires access

Analysis of Theme Through Portrayal of the Protaginist in Henrik Ibsen's A Doll's House and August Strindberg's Miss Julie

Nabila Febriyanti

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam skripsi ini saya menganalisis tentang tema dari dua drama yang terkenal di Eropa pada abad ke-19 yaitu A Doll’s House yang ditulis oleh penulis berasal dari Norwegia, Henrik Ibsen dan Miss Julie yang ditulis oleh penulis berasal dari Swedia, August Strindberg. Pembahasan tema akan dilakukan melalui penggambaran tokoh utama wanita kedua drama tersebut. Nora Helmer, tokoh utama wanita di dalam A Doll’s House adalah seorang istri dan ibu dari 2 orang anak. Ia digambarkan sebagai wanita yang sangat peduli dengan suami dan anak-anaknya, dan juga penurut terhadap suaminya seperti halnya perempuan pada jaman tersebut. Namun, ia terpaksa meninggalkan suami dan anak-anaknya karena merasa kecewa melihat suaminya tidak menghargai usahanya untuk menyelamatkan suaminya. Miss Julie, tokoh utama perempuan di dalam Miss Julie, adalah seorang perempuan dari kelas sosial menengah yang memilih untuk bunuh diri karena merasa takut dihakimi oleh masyarakat setelah melakukan hubungan badan dengan pelayannya, John. Ia digambarkan sebagai perempuan yang dominan dan tidak mau menuruti aturan, tetapi kemudian ia berubah menjadi wanita yang inferior dan sangat penurut. Dari dua drama ini saya menemukan tema yang sama yaitu bahwa perempuan tidak bisa berperilaku menurut keinginan mereka sendiri karena mereka harus tunduk pada aturan yang diciptakan masayarakat pada jaman tersebut.

About this research paper

What this paper is about

Dalam skripsi ini saya menganalisis tentang tema dari dua drama yang terkenal di Eropa pada abad ke-19 yaitu A Doll’s House yang ditulis oleh penulis berasal dari Norwegia, Henrik Ibsen dan Miss Julie yang ditulis oleh penulis berasal dari Swedia, August Strindberg. Pembahasan tema akan dilakukan melalui penggambaran tokoh utama wanita kedua drama tersebut. Nora Helmer, tokoh utama wanita di dalam A Doll’s House adalah seorang istri dan ibu dari 2 orang anak. Ia digambarkan sebagai wanita yang sangat peduli dengan suami dan anak-anaknya, dan juga penurut terhadap suaminya seperti halnya perempuan pada jaman tersebut. Namun, ia terpaksa meninggalkan suami dan anak-anaknya karena merasa kecewa melihat suaminya tidak menghargai usahanya untuk menyelamatkan suaminya. Miss Julie, tokoh utama perempuan di dalam Miss Julie, adalah seorang perempuan dari kelas sosial menengah yang memilih untuk bunuh diri karena merasa takut dihakimi oleh masyarakat setelah melakukan hubungan badan dengan pelayannya, John. Ia digambarkan sebagai perempuan yang dominan dan tidak mau menuruti aturan, tetapi kemudian ia berubah menjadi wanita yang inferior dan sangat penurut. Dari dua drama ini saya menemukan tema yang sama yaitu bahwa perempuan tidak bisa berperilaku menurut keinginan mereka sendiri karena mereka harus tunduk pada aturan yang diciptakan masayarakat pada jaman tersebut.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam skripsi ini saya menganalisis tentang tema dari dua drama yang terkenal di Eropa pada abad ke-19 yaitu A Doll’s House yang ditulis oleh penulis berasal dari Norwegia, Henrik Ibsen dan Miss Julie yang ditulis oleh penulis berasal dari Swedia, August Strindberg. Pembahasan tema akan dilakukan melalui penggambaran tokoh utama wanita kedua drama tersebut. Nora Helmer, tokoh utama wanita di dalam A Doll’s House adalah seorang istri dan ibu dari 2 orang anak. Ia digambarkan sebagai wanita yang sangat peduli dengan suami dan anak-anaknya, dan juga penurut terhadap suaminya seperti halnya perempuan pada jaman tersebut. Namun, ia terpaksa meninggalkan suami dan anak-anaknya karena merasa kecewa melihat suaminya tidak menghargai usahanya untuk menyelamatkan suaminya. Miss Julie, tokoh utama perempuan di dalam Miss Julie, adalah seorang perempuan dari kelas sosial menengah yang memilih untuk bunuh diri karena merasa takut dihakimi oleh masyarakat setelah melakukan hubungan badan dengan pelayannya, John. Ia digambarkan sebagai perempuan yang dominan dan tidak mau menuruti aturan, tetapi kemudian ia berubah menjadi wanita yang inferior dan sangat penurut. Dari dua drama ini saya menemukan tema yang sama yaitu bahwa perempuan tidak bisa berperilaku menurut keinginan mereka sendiri karena mereka harus tunduk pada aturan yang diciptakan masayarakat pada jaman tersebut.

Key concepts: Humanities, Art, Drama, Literature

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of Theme Through Portrayal of the Protaginist in Henrik Ibsen's A Doll's House and August Strindberg's Miss Julie — Research Paper | ScholarLens