2014Unpublished venueRequires access

Analysis of Non-Observance of The Gricean Maxims in Jokes of Funny Junk Website That Lead To The Occurrence of Humor

Venny Andriyani

Open publisher page 0 citations

Abstract

Di dalam skripsi ini, saya mengkaji humor yang muncul akibat adanya pelanggaran bidal. Menurut Grice, pelanggaran bidal dapat dikategorikan secara lebih spesifik ke dalam lima jenis pelanggaran: Flouting a maxim, Violating a maxim, Infringing a maxim, Suspending a maxim, dan Opting out a maxim. Pelanggaran bidal ini menyebabkan adanya ketidakcocokan skrip atau script incongruitydalam sebuah humor. Guna mengaplikasikan teori tersebut, saya mengambil sumber data dari www.funnyjunksite.com, yang di dalamnya terdapat sejumlah lelucon atau humor yang muncul oleh karena adanya pelanggaran bidal dan ketidakcocokan skrip. Humor sendiri merupakan sesuatu yang bersifat subjektif. Oleh karena itu, saya memperkuat kajian saya dengan menggunakan teori scriptincongruitydari Raskin. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, floutingamaxim of manner merupakan pelanggaran bidal yang paling sering ditemukan. Hal ini disebabkan oleh respon pembicara yang ambigu atau tidak jelas sehingga terciptalah humor.

About this research paper

What this paper is about

Di dalam skripsi ini, saya mengkaji humor yang muncul akibat adanya pelanggaran bidal. Menurut Grice, pelanggaran bidal dapat dikategorikan secara lebih spesifik ke dalam lima jenis pelanggaran: Flouting a maxim, Violating a maxim, Infringing a maxim, Suspending a maxim, dan Opting out a maxim. Pelanggaran bidal ini menyebabkan adanya ketidakcocokan skrip atau script incongruitydalam sebuah humor. Guna mengaplikasikan teori tersebut, saya mengambil sumber data dari www.funnyjunksite.com, yang di dalamnya terdapat sejumlah lelucon atau humor yang muncul oleh karena adanya pelanggaran bidal dan ketidakcocokan skrip. Humor sendiri merupakan sesuatu yang bersifat subjektif. Oleh karena itu, saya memperkuat kajian saya dengan menggunakan teori scriptincongruitydari Raskin. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, floutingamaxim of manner merupakan pelanggaran bidal yang paling sering ditemukan. Hal ini disebabkan oleh respon pembicara yang ambigu atau tidak jelas sehingga terciptalah humor.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Di dalam skripsi ini, saya mengkaji humor yang muncul akibat adanya pelanggaran bidal. Menurut Grice, pelanggaran bidal dapat dikategorikan secara lebih spesifik ke dalam lima jenis pelanggaran: Flouting a maxim, Violating a maxim, Infringing a maxim, Suspending a maxim, dan Opting out a maxim. Pelanggaran bidal ini menyebabkan adanya ketidakcocokan skrip atau script incongruitydalam sebuah humor. Guna mengaplikasikan teori tersebut, saya mengambil sumber data dari www.funnyjunksite.com, yang di dalamnya terdapat sejumlah lelucon atau humor yang muncul oleh karena adanya pelanggaran bidal dan ketidakcocokan skrip. Humor sendiri merupakan sesuatu yang bersifat subjektif. Oleh karena itu, saya memperkuat kajian saya dengan menggunakan teori scriptincongruitydari Raskin. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, floutingamaxim of manner merupakan pelanggaran bidal yang paling sering ditemukan. Hal ini disebabkan oleh respon pembicara yang ambigu atau tidak jelas sehingga terciptalah humor.

Key concepts: Psychology, Humanities, Psychoanalysis, Philosophy

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of Non-Observance of The Gricean Maxims in Jokes of Funny Junk Website That Lead To The Occurrence of Humor — Research Paper | ScholarLens