2006Unpublished venueRequires access

Analysis of The Non-Standard English in The Film 'My Fair Lady'

Agnes Indriani Setiawan

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam skripsi ini saya membahas tentang non-standard English yang ditemukan dalam film My Fair Lady. Tokoh-tokoh di dalam film ini banyak menggunakan non-standard English terutama dalam hal fonologi ketika mereka berbicara dengan lawan bicaranya. Saya ingin menganalisis non-standard English yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film tersebut dan latar belakang mengapa mereka menggunakan bahasa seperti itu. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis film ini meliputi tiga bidang linguistik, yaitu fonologi, sintaksis dan semantik. Saya juga menjelaskan alasan yang menjadi penyebab mereka menggunakan bahasa yang seperti itu dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik, khususnya teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes. Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa dalam film ini, bahasa yang digunakan oleh tokoh-tokoh yang berasal dari kalangan bawah tidak baku. Mereka terpengaruh oleh bahasa yang digunakan oleh orang-orang di lingkungan tempat tinggal mereka dan sudah merupakan kebiasaan mereka sehari-hari berbahasa seperti itu. Selain itu ditemukan juga tokoh dari kalangan atas yang menggunakan bahasa yang tidak baku yang terjadi karena adanya maksud tertentu yang menyebabkan dia menggunakan bahasa seperti itu.

About this research paper

What this paper is about

Dalam skripsi ini saya membahas tentang non-standard English yang ditemukan dalam film My Fair Lady. Tokoh-tokoh di dalam film ini banyak menggunakan non-standard English terutama dalam hal fonologi ketika mereka berbicara dengan lawan bicaranya. Saya ingin menganalisis non-standard English yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film tersebut dan latar belakang mengapa mereka menggunakan bahasa seperti itu. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis film ini meliputi tiga bidang linguistik, yaitu fonologi, sintaksis dan semantik. Saya juga menjelaskan alasan yang menjadi penyebab mereka menggunakan bahasa yang seperti itu dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik, khususnya teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes. Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa dalam film ini, bahasa yang digunakan oleh tokoh-tokoh yang berasal dari kalangan bawah tidak baku. Mereka terpengaruh oleh bahasa yang digunakan oleh orang-orang di lingkungan tempat tinggal mereka dan sudah merupakan kebiasaan mereka sehari-hari berbahasa seperti itu. Selain itu ditemukan juga tokoh dari kalangan atas yang menggunakan bahasa yang tidak baku yang terjadi karena adanya maksud tertentu yang menyebabkan dia menggunakan bahasa seperti itu.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam skripsi ini saya membahas tentang non-standard English yang ditemukan dalam film My Fair Lady. Tokoh-tokoh di dalam film ini banyak menggunakan non-standard English terutama dalam hal fonologi ketika mereka berbicara dengan lawan bicaranya. Saya ingin menganalisis non-standard English yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film tersebut dan latar belakang mengapa mereka menggunakan bahasa seperti itu. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis film ini meliputi tiga bidang linguistik, yaitu fonologi, sintaksis dan semantik. Saya juga menjelaskan alasan yang menjadi penyebab mereka menggunakan bahasa yang seperti itu dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik, khususnya teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes. Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa dalam film ini, bahasa yang digunakan oleh tokoh-tokoh yang berasal dari kalangan bawah tidak baku. Mereka terpengaruh oleh bahasa yang digunakan oleh orang-orang di lingkungan tempat tinggal mereka dan sudah merupakan kebiasaan mereka sehari-hari berbahasa seperti itu. Selain itu ditemukan juga tokoh dari kalangan atas yang menggunakan bahasa yang tidak baku yang terjadi karena adanya maksud tertentu yang menyebabkan dia menggunakan bahasa seperti itu.

Key concepts: Humanities, Art, Cartography, Geography

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of The Non-Standard English in The Film 'My Fair Lady' — Research Paper | ScholarLens