2009Unpublished venueRequires access

The Use of Women's Speech By The Main Female Characters in 'Miss Congeniality 2' and 'Taking Lives'

Carolina Kama

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam penulisan tugas akhir ini, saya memilih dua buah film yang berjudul Miss Congeniality 2 dan Taking Lives sebagai sumber data penelitian saya. Pada kedua film ini, saya menemukan ada persamaan pada tokoh utama wanitanya, misalnya mereka sama-sama berprofesi sebagai polisi. Saya menganalisis bahasa kedua tokoh utama wanita tersebut yang biasanya dipakai oleh kaum wanita yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Robin Lakoff (1975). Selain itu saya juga menganalisis bahasa yang digunakan tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives yang menyimpang dari teori tersebut. Saya menganalisis ujaran-ujaran kedua tokoh utama wanita dalam kedua film tersebut. Saya juga menjelaskan alasan apa yang menyebabkan kedua tokoh utama wanita ini melakukan penyimpangan atau menggunakan bahasa yang sesuai dengan teori Lakoff berdasarkan teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa bahasa yang digunakan oleh kedua tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives berbeda dengan bahasa yang digunakan wanita pada umumnya. Hal ini bisa terjadi karena tokoh-tokoh utama wanita di film tersebut terpengaruh olehbahasa yang digunakan oleh para pria di lingkungan kerja mereka sebagai polisi. Oleh sebab itu, mereka bisa saja melakukan penyimpangan dari teori Lakoff. Saya berharap hasil penelitian ini dapat berguna bagi para pembelajar bahasa Inggris yang ingin menguasai bukan saja bentuk bahasa tetapi juga penggunaan bahasa yang bervariasi dan sesuai dengan lingkungan atau konteks pembicaraannya.

About this research paper

What this paper is about

Dalam penulisan tugas akhir ini, saya memilih dua buah film yang berjudul Miss Congeniality 2 dan Taking Lives sebagai sumber data penelitian saya. Pada kedua film ini, saya menemukan ada persamaan pada tokoh utama wanitanya, misalnya mereka sama-sama berprofesi sebagai polisi. Saya menganalisis bahasa kedua tokoh utama wanita tersebut yang biasanya dipakai oleh kaum wanita yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Robin Lakoff (1975). Selain itu saya juga menganalisis bahasa yang digunakan tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives yang menyimpang dari teori tersebut. Saya menganalisis ujaran-ujaran kedua tokoh utama wanita dalam kedua film tersebut. Saya juga menjelaskan alasan apa yang menyebabkan kedua tokoh utama wanita ini melakukan penyimpangan atau menggunakan bahasa yang sesuai dengan teori Lakoff berdasarkan teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa bahasa yang digunakan oleh kedua tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives berbeda dengan bahasa yang digunakan wanita pada umumnya. Hal ini bisa terjadi karena tokoh-tokoh utama wanita di film tersebut terpengaruh olehbahasa yang digunakan oleh para pria di lingkungan kerja mereka sebagai polisi. Oleh sebab itu, mereka bisa saja melakukan penyimpangan dari teori Lakoff. Saya berharap hasil penelitian ini dapat berguna bagi para pembelajar bahasa Inggris yang ingin menguasai bukan saja bentuk bahasa tetapi juga penggunaan bahasa yang bervariasi dan sesuai dengan lingkungan atau konteks pembicaraannya.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam penulisan tugas akhir ini, saya memilih dua buah film yang berjudul Miss Congeniality 2 dan Taking Lives sebagai sumber data penelitian saya. Pada kedua film ini, saya menemukan ada persamaan pada tokoh utama wanitanya, misalnya mereka sama-sama berprofesi sebagai polisi. Saya menganalisis bahasa kedua tokoh utama wanita tersebut yang biasanya dipakai oleh kaum wanita yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Robin Lakoff (1975). Selain itu saya juga menganalisis bahasa yang digunakan tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives yang menyimpang dari teori tersebut. Saya menganalisis ujaran-ujaran kedua tokoh utama wanita dalam kedua film tersebut. Saya juga menjelaskan alasan apa yang menyebabkan kedua tokoh utama wanita ini melakukan penyimpangan atau menggunakan bahasa yang sesuai dengan teori Lakoff berdasarkan teori faktor sosial yang dikemukakan oleh Janet Holmes dengan menggunakan pendekatan Sosiolinguistik Dari hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa bahasa yang digunakan oleh kedua tokoh utama wanita dalam film Miss Congeniality 2 dan Taking Lives berbeda dengan bahasa yang digunakan wanita pada umumnya. Hal ini bisa terjadi karena tokoh-tokoh utama wanita di film tersebut terpengaruh olehbahasa yang digunakan oleh para pria di lingkungan kerja mereka sebagai polisi. Oleh sebab itu, mereka bisa saja melakukan penyimpangan dari teori Lakoff. Saya berharap hasil penelitian ini dapat berguna bagi para pembelajar bahasa Inggris yang ingin menguasai bukan saja bentuk bahasa tetapi juga penggunaan bahasa yang bervariasi dan sesuai dengan lingkungan atau konteks pembicaraannya.

Key concepts: Humanities, Psychology, Psychoanalysis, Art

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
The Use of Women's Speech By The Main Female Characters in 'Miss Congeniality 2' and 'Taking Lives' — Research Paper | ScholarLens