Analysis of Conflicts in Theodore Dreiser's 'Sister Carrie' and Frank Norris' 'MCTeague' Through Naturalism
Sinta Muliawati
Abstract
Sinta Muliawati
Abstract
Dalam skripsi ini, saya membahas dua buah novel yang berjudul Sister Carrie karya Theodore Dreiser dan McTeague karya Frank Norris. Dalam pembahasan kedua novel tersebut, saya menggunakan pendekatan naturalisme; sebuah pendekatan yang menitikberatkan ketidakmampuan manusia dalam mengendalikan hidupnya sendiri. Dalam naturalisme dipercaya bahwa hidup manusia dikendalikan oleh alam, yang muncul dalam bentuk dorongan-dorongan yang berasal dari luar dan dari dalam diri manusia itu sendiri. Adapun topik yang saya angkat dalam Skripsi ini adalah mengenai konflik sosial dan batin yang dialami oleh tokoh utama dalam kedua novel tersebut. Melalui pembahasan konflik, saya dapat melihat dengan jelas bagaimana dorongan-dorongan tersebut mampu mengarahkan manusia untuk bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh alam, yang tentunya bertentangan dengan keinginan tokoh utama dalam kedua novel tersebut. Setelah melakukan analisis tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa manusia akan selalu gagal dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan. Manusia akan dan selalu dikontrol oleh alam, dan inilah yang menjadi perhatian utama dalam karya-karya yang mengandung nilai-nilai naturalisme.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam skripsi ini, saya membahas dua buah novel yang berjudul Sister Carrie karya Theodore Dreiser dan McTeague karya Frank Norris. Dalam pembahasan kedua novel tersebut, saya menggunakan pendekatan naturalisme; sebuah pendekatan yang menitikberatkan ketidakmampuan manusia dalam mengendalikan hidupnya sendiri. Dalam naturalisme dipercaya bahwa hidup manusia dikendalikan oleh alam, yang muncul dalam bentuk dorongan-dorongan yang berasal dari luar dan dari dalam diri manusia itu sendiri. Adapun topik yang saya angkat dalam Skripsi ini adalah mengenai konflik sosial dan batin yang dialami oleh tokoh utama dalam kedua novel tersebut. Melalui pembahasan konflik, saya dapat melihat dengan jelas bagaimana dorongan-dorongan tersebut mampu mengarahkan manusia untuk bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh alam, yang tentunya bertentangan dengan keinginan tokoh utama dalam kedua novel tersebut. Setelah melakukan analisis tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa manusia akan selalu gagal dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan. Manusia akan dan selalu dikontrol oleh alam, dan inilah yang menjadi perhatian utama dalam karya-karya yang mengandung nilai-nilai naturalisme.
Key concepts: Humanities, Philosophy, Psychoanalysis, Psychology