Analysis of Social and Inner Conflicts of Henry James' 'The Turn of The Screw'
Johny Hermanto
Abstract
Johny Hermanto
Abstract
Dalam novel The Turn of the Screw oleh Henry James, tokoh utama mengalami konflik psikologis dan konflik sosial. Konflik psikologis adalah konflik batin yang dialami oleh seseorang, sedangkan konflik sosial adalah konflik yang terjadi antara dua pihak, dan pada umumnya terjadi antara dua individu. Konflik psikologis yang dialami oleh tokoh utama di dalam novel muncul pertama kali pada saat dia bertemu dengan majikannya, dan dia merasa menyukai majikannya itu, namun terdapat beberapa penghalang dalam menyatakan perasaannya, dan konflik psikologis yang kedua terjadi setelah penampakan hantu dari Nona Jessel, kepala pengurus rumah tangga yang terdahulu, ia mencari tahu alasan dari penampakan hantu tersebut. Konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama berawal dari perdebatan mengenai surat dengan Nyonya Grose, kepala pelayan di rumah tersebut. Kemudian konflik sosial kedua adalah konflik dengan Flora, salah satu keponakan majikannya, dan konflik terakhir adalah konflik sosial dengan Miles, kakak laki – laki dari Flora. Konflik – konflik yang dialami oleh tokoh utama dengan orang – orang disekelilingnya di dalam novel ini tidak semuanya terpecahkan, karena terdapat perbedaan paham antara semua tokoh.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam novel The Turn of the Screw oleh Henry James, tokoh utama mengalami konflik psikologis dan konflik sosial. Konflik psikologis adalah konflik batin yang dialami oleh seseorang, sedangkan konflik sosial adalah konflik yang terjadi antara dua pihak, dan pada umumnya terjadi antara dua individu. Konflik psikologis yang dialami oleh tokoh utama di dalam novel muncul pertama kali pada saat dia bertemu dengan majikannya, dan dia merasa menyukai majikannya itu, namun terdapat beberapa penghalang dalam menyatakan perasaannya, dan konflik psikologis yang kedua terjadi setelah penampakan hantu dari Nona Jessel, kepala pengurus rumah tangga yang terdahulu, ia mencari tahu alasan dari penampakan hantu tersebut. Konflik sosial yang dialami oleh tokoh utama berawal dari perdebatan mengenai surat dengan Nyonya Grose, kepala pelayan di rumah tersebut. Kemudian konflik sosial kedua adalah konflik dengan Flora, salah satu keponakan majikannya, dan konflik terakhir adalah konflik sosial dengan Miles, kakak laki – laki dari Flora. Konflik – konflik yang dialami oleh tokoh utama dengan orang – orang disekelilingnya di dalam novel ini tidak semuanya terpecahkan, karena terdapat perbedaan paham antara semua tokoh.
Key concepts: Humanities, Art