2018Unpublished venueRequires access

THE REPRESENTATION OF FEMININITY PORTRAYED BY FEMALE PRESENTERS IN DARI LANGIT TELEVISION PROGRAM

Pratita Adi Putri

Open publisher page 0 citations

Abstract

Gender adalah konsep yang sudah dibangun oleh masyarakat untuk mendefinisikan pria dan wanita. Banyak orang di Indonesia masih berpikir bahwa jenis kelamin ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi ada konstruksi sosial di mana perempuan dipaksa untuk tetap berada di bawah kendali laki-laki. Hal ini disebut sebagai subordinasi perempuan. Dalam penelitian ini, penulis akan meneliti kinerja gender presenter wanita dalam program televisi Dari Langit. Penulis mengharapkan untuk melihat penggambaran feminitas dan maskulinitas melalui presenter perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori perempuan maskulin sebagai kerangka kerja. Teori ini menjelaskan bagaimana gender dapat bertindak secara fleksibel tergantung pada situasi, tempat, dan waktu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan semiotik oleh John Fiske. John Fiske mengkategorikan tiga kode sosial yaitu realitas, representasi, dan ideologi. Berdasarkan analisis tersebut, dengan menggunakan teori perempuan maskulin oleh Judith Halberstam, penulis menemukan bahwa kemampuan presenter perempuan dalam melakukan aktifitas petualangan tidak dapat dihitung sama seperti laki-laki karena mereka hanya dilihat pada sebatas penampilan semata. Bentuk negosiasi adalah saat mereka mencampur penampilan mereka sebagai maskulin dan feminin. Perempuan masih tergambar sebagai aktor kedua.

About this research paper

What this paper is about

Gender adalah konsep yang sudah dibangun oleh masyarakat untuk mendefinisikan pria dan wanita. Banyak orang di Indonesia masih berpikir bahwa jenis kelamin ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi ada konstruksi sosial di mana perempuan dipaksa untuk tetap berada di bawah kendali laki-laki. Hal ini disebut sebagai subordinasi perempuan. Dalam penelitian ini, penulis akan meneliti kinerja gender presenter wanita dalam program televisi Dari Langit. Penulis mengharapkan untuk melihat penggambaran feminitas dan maskulinitas melalui presenter perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori perempuan maskulin sebagai kerangka kerja. Teori ini menjelaskan bagaimana gender dapat bertindak secara fleksibel tergantung pada situasi, tempat, dan waktu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan semiotik oleh John Fiske. John Fiske mengkategorikan tiga kode sosial yaitu realitas, representasi, dan ideologi. Berdasarkan analisis tersebut, dengan menggunakan teori perempuan maskulin oleh Judith Halberstam, penulis menemukan bahwa kemampuan presenter perempuan dalam melakukan aktifitas petualangan tidak dapat dihitung sama seperti laki-laki karena mereka hanya dilihat pada sebatas penampilan semata. Bentuk negosiasi adalah saat mereka mencampur penampilan mereka sebagai maskulin dan feminin. Perempuan masih tergambar sebagai aktor kedua.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Gender adalah konsep yang sudah dibangun oleh masyarakat untuk mendefinisikan pria dan wanita. Banyak orang di Indonesia masih berpikir bahwa jenis kelamin ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi ada konstruksi sosial di mana perempuan dipaksa untuk tetap berada di bawah kendali laki-laki. Hal ini disebut sebagai subordinasi perempuan. Dalam penelitian ini, penulis akan meneliti kinerja gender presenter wanita dalam program televisi Dari Langit. Penulis mengharapkan untuk melihat penggambaran feminitas dan maskulinitas melalui presenter perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori perempuan maskulin sebagai kerangka kerja. Teori ini menjelaskan bagaimana gender dapat bertindak secara fleksibel tergantung pada situasi, tempat, dan waktu. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan semiotik oleh John Fiske. John Fiske mengkategorikan tiga kode sosial yaitu realitas, representasi, dan ideologi. Berdasarkan analisis tersebut, dengan menggunakan teori perempuan maskulin oleh Judith Halberstam, penulis menemukan bahwa kemampuan presenter perempuan dalam melakukan aktifitas petualangan tidak dapat dihitung sama seperti laki-laki karena mereka hanya dilihat pada sebatas penampilan semata. Bentuk negosiasi adalah saat mereka mencampur penampilan mereka sebagai maskulin dan feminin. Perempuan masih tergambar sebagai aktor kedua.

Key concepts: Humanities, Femininity, Art, Sociology, Gender studies

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
THE REPRESENTATION OF FEMININITY PORTRAYED BY FEMALE PRESENTERS IN DARI LANGIT TELEVISION PROGRAM — Research Paper | ScholarLens