WOMEN OBJECTIFICATION IN MYSTICAL WORLD OF EMILY CARROLL'S GRAPHIC NOVEL THROUGH THE WOODS
Woro Auliadana Balkis
Abstract
Woro Auliadana Balkis
Abstract
Objektifikasi terhadap wanita adalah fenomena yang sering menjadi focus dalam paham feminism. Beberapa objektifikasi terhadap wanita yang masih sering terjadi pada masa kini adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Masalah sosial ini tidak hanya terjadi di kehidupan sosial namun juga digambarkan di di media dan sastra seperti dalam film dan novel grafis. Dalam cerita-cerita horror, perempuan biasanya diobjektifikasi melalui penggambarannya sebagai tokoh yang dirasuki hantu atau berperan sebagai makhluk astral dalam dunia mistis seperti hantu, monster, roh, dsb. Penggambaran seperti ini lebih sering diperankan oleh wanita daripada pria. Berdasarkan fenomena ini, studi ini akan dilakukan untuk menganalisis objektifikasi wanita di dalam dunia mistis dalam novel grafis karya Emily Carroll berjudul Through the Woods. Novel grafis ini terdiri dari kumpulan lima cerita pendek beserta sebuah prolog dan epilog dalam genre horror. Studi mengenai objektifikasi wanita ini diuji dan dipraktikkan menggunakan pendekatan feminis dan teori Objektifikasi oleh Nussbaum yang terdiri dari tujuh fitur di antaranya Instrumentality, Denial of autonomy, Denial of subjectivity, Violability, Ownership, Inertness, dan Fungibility. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa penggambaran wanita dalam dunia mistis dalam cerita horror memiliki pesan atau ideologi tersembunyi yang mengarah pada subordinasi wanita dalam masyarakat patriarki khususnya dalam bentuk objektfikasi. Elemen-elemen horror di dalam cerita horror juga memperkuat penggambaran objektifikasi terhadap wanita.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Objektifikasi terhadap wanita adalah fenomena yang sering menjadi focus dalam paham feminism. Beberapa objektifikasi terhadap wanita yang masih sering terjadi pada masa kini adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Masalah sosial ini tidak hanya terjadi di kehidupan sosial namun juga digambarkan di di media dan sastra seperti dalam film dan novel grafis. Dalam cerita-cerita horror, perempuan biasanya diobjektifikasi melalui penggambarannya sebagai tokoh yang dirasuki hantu atau berperan sebagai makhluk astral dalam dunia mistis seperti hantu, monster, roh, dsb. Penggambaran seperti ini lebih sering diperankan oleh wanita daripada pria. Berdasarkan fenomena ini, studi ini akan dilakukan untuk menganalisis objektifikasi wanita di dalam dunia mistis dalam novel grafis karya Emily Carroll berjudul Through the Woods. Novel grafis ini terdiri dari kumpulan lima cerita pendek beserta sebuah prolog dan epilog dalam genre horror. Studi mengenai objektifikasi wanita ini diuji dan dipraktikkan menggunakan pendekatan feminis dan teori Objektifikasi oleh Nussbaum yang terdiri dari tujuh fitur di antaranya Instrumentality, Denial of autonomy, Denial of subjectivity, Violability, Ownership, Inertness, dan Fungibility. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa penggambaran wanita dalam dunia mistis dalam cerita horror memiliki pesan atau ideologi tersembunyi yang mengarah pada subordinasi wanita dalam masyarakat patriarki khususnya dalam bentuk objektfikasi. Elemen-elemen horror di dalam cerita horror juga memperkuat penggambaran objektifikasi terhadap wanita.
Key concepts: Art, Humanities