2019Unpublished venueRequires access

WOMEN OBJECTIFICATION IN MYSTICAL WORLD OF EMILY CARROLL'S GRAPHIC NOVEL THROUGH THE WOODS

Woro Auliadana Balkis

Open publisher page 0 citations

Abstract

Objektifikasi terhadap wanita adalah fenomena yang sering menjadi focus dalam paham feminism. Beberapa objektifikasi terhadap wanita yang masih sering terjadi pada masa kini adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Masalah sosial ini tidak hanya terjadi di kehidupan sosial namun juga digambarkan di di media dan sastra seperti dalam film dan novel grafis. Dalam cerita-cerita horror, perempuan biasanya diobjektifikasi melalui penggambarannya sebagai tokoh yang dirasuki hantu atau berperan sebagai makhluk astral dalam dunia mistis seperti hantu, monster, roh, dsb. Penggambaran seperti ini lebih sering diperankan oleh wanita daripada pria. Berdasarkan fenomena ini, studi ini akan dilakukan untuk menganalisis objektifikasi wanita di dalam dunia mistis dalam novel grafis karya Emily Carroll berjudul Through the Woods. Novel grafis ini terdiri dari kumpulan lima cerita pendek beserta sebuah prolog dan epilog dalam genre horror. Studi mengenai objektifikasi wanita ini diuji dan dipraktikkan menggunakan pendekatan feminis dan teori Objektifikasi oleh Nussbaum yang terdiri dari tujuh fitur di antaranya Instrumentality, Denial of autonomy, Denial of subjectivity, Violability, Ownership, Inertness, dan Fungibility. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa penggambaran wanita dalam dunia mistis dalam cerita horror memiliki pesan atau ideologi tersembunyi yang mengarah pada subordinasi wanita dalam masyarakat patriarki khususnya dalam bentuk objektfikasi. Elemen-elemen horror di dalam cerita horror juga memperkuat penggambaran objektifikasi terhadap wanita.

About this research paper

What this paper is about

Objektifikasi terhadap wanita adalah fenomena yang sering menjadi focus dalam paham feminism. Beberapa objektifikasi terhadap wanita yang masih sering terjadi pada masa kini adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Masalah sosial ini tidak hanya terjadi di kehidupan sosial namun juga digambarkan di di media dan sastra seperti dalam film dan novel grafis. Dalam cerita-cerita horror, perempuan biasanya diobjektifikasi melalui penggambarannya sebagai tokoh yang dirasuki hantu atau berperan sebagai makhluk astral dalam dunia mistis seperti hantu, monster, roh, dsb. Penggambaran seperti ini lebih sering diperankan oleh wanita daripada pria. Berdasarkan fenomena ini, studi ini akan dilakukan untuk menganalisis objektifikasi wanita di dalam dunia mistis dalam novel grafis karya Emily Carroll berjudul Through the Woods. Novel grafis ini terdiri dari kumpulan lima cerita pendek beserta sebuah prolog dan epilog dalam genre horror. Studi mengenai objektifikasi wanita ini diuji dan dipraktikkan menggunakan pendekatan feminis dan teori Objektifikasi oleh Nussbaum yang terdiri dari tujuh fitur di antaranya Instrumentality, Denial of autonomy, Denial of subjectivity, Violability, Ownership, Inertness, dan Fungibility. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa penggambaran wanita dalam dunia mistis dalam cerita horror memiliki pesan atau ideologi tersembunyi yang mengarah pada subordinasi wanita dalam masyarakat patriarki khususnya dalam bentuk objektfikasi. Elemen-elemen horror di dalam cerita horror juga memperkuat penggambaran objektifikasi terhadap wanita.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Objektifikasi terhadap wanita adalah fenomena yang sering menjadi focus dalam paham feminism. Beberapa objektifikasi terhadap wanita yang masih sering terjadi pada masa kini adalah kekerasan seksual dan kekerasan fisik. Masalah sosial ini tidak hanya terjadi di kehidupan sosial namun juga digambarkan di di media dan sastra seperti dalam film dan novel grafis. Dalam cerita-cerita horror, perempuan biasanya diobjektifikasi melalui penggambarannya sebagai tokoh yang dirasuki hantu atau berperan sebagai makhluk astral dalam dunia mistis seperti hantu, monster, roh, dsb. Penggambaran seperti ini lebih sering diperankan oleh wanita daripada pria. Berdasarkan fenomena ini, studi ini akan dilakukan untuk menganalisis objektifikasi wanita di dalam dunia mistis dalam novel grafis karya Emily Carroll berjudul Through the Woods. Novel grafis ini terdiri dari kumpulan lima cerita pendek beserta sebuah prolog dan epilog dalam genre horror. Studi mengenai objektifikasi wanita ini diuji dan dipraktikkan menggunakan pendekatan feminis dan teori Objektifikasi oleh Nussbaum yang terdiri dari tujuh fitur di antaranya Instrumentality, Denial of autonomy, Denial of subjectivity, Violability, Ownership, Inertness, dan Fungibility. Terakhir, penelitian ini menemukan bahwa penggambaran wanita dalam dunia mistis dalam cerita horror memiliki pesan atau ideologi tersembunyi yang mengarah pada subordinasi wanita dalam masyarakat patriarki khususnya dalam bentuk objektfikasi. Elemen-elemen horror di dalam cerita horror juga memperkuat penggambaran objektifikasi terhadap wanita.

Key concepts: Art, Humanities

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
WOMEN OBJECTIFICATION IN MYSTICAL WORLD OF EMILY CARROLL'S GRAPHIC NOVEL THROUGH THE WOODS — Research Paper | ScholarLens