2018•Andalas University eThesis (Andalas University)Open access

Unresolve Psychological Problem in Dennis Lehane’s Shutter Island

L. A. S. AHMAD

Open full text 0 citations

Abstract

Skripsi ini menjelaskan masalah halusinasi Andrew Laeddis yang tergambar dalam novel yang berjudul Shutter Island karya Dennis Lehane. Dalam skripsi ini, penulis menganalisis halusinasi yang dialami oleh Andrew Laeddis dan bagaimana ia dapat sembuh dari permasalahan psikologi tersebut. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, digunakan teori psikologi sastra oleh Sigmund Freud (theory of psychoanalysis) dan teori mekanisme pertahanan diri oleh Anna Freud. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa Andrew Laeddis mengalami tiga tipe halusinasi, yaitu: halusinasi penglihatan, halusinasi pendengaran dan temporal illusion (tidak dapat membedakan waktu dan tempat). Andrew juga mengembangkan dua mekanisme pertahanan diri, yakni, denial of reality dan regression, karena id yang dimiliki oleh Andrew Laeddis begitu mendominasi dan ego yang sangat lemah, membuat dokter-dokter di Shutter Island gagal mengobati Andrew Laeddis. Dengan kata lain Andrew Laeedis tidak bisa kembali lagi menjadi orang normal karena gagal mengatasi halusinasi yang dialaminya. \n \nKata Kunci : Halusinasi, Mekanisme Pertahanan Diri, Trauma, Psikoanalisis, Shutter Island.

Open-access reader

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini menjelaskan masalah halusinasi Andrew Laeddis yang tergambar dalam novel yang berjudul Shutter Island karya Dennis Lehane. Dalam skripsi ini, penulis menganalisis halusinasi yang dialami oleh Andrew Laeddis dan bagaimana ia dapat sembuh dari permasalahan psikologi tersebut. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, digunakan teori psikologi sastra oleh Sigmund Freud (theory of psychoanalysis) dan teori mekanisme pertahanan diri oleh Anna Freud. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa Andrew Laeddis mengalami tiga tipe halusinasi, yaitu: halusinasi penglihatan, halusinasi pendengaran dan temporal illusion (tidak dapat membedakan waktu dan tempat). Andrew juga mengembangkan dua mekanisme pertahanan diri, yakni, denial of reality dan regression, karena id yang dimiliki oleh Andrew Laeddis begitu mendominasi dan ego yang sangat lemah, membuat dokter-dokter di Shutter Island gagal mengobati Andrew Laeddis. Dengan kata lain Andrew Laeedis tidak bisa kembali lagi menjadi orang normal karena gagal mengatasi halusinasi yang dialaminya. \n \nKata Kunci : Halusinasi, Mekanisme Pertahanan Diri, Trauma, Psikoanalisis, Shutter Island.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini menjelaskan masalah halusinasi Andrew Laeddis yang tergambar dalam novel yang berjudul Shutter Island karya Dennis Lehane. Dalam skripsi ini, penulis menganalisis halusinasi yang dialami oleh Andrew Laeddis dan bagaimana ia dapat sembuh dari permasalahan psikologi tersebut. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, digunakan teori psikologi sastra oleh Sigmund Freud (theory of psychoanalysis) dan teori mekanisme pertahanan diri oleh Anna Freud. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa Andrew Laeddis mengalami tiga tipe halusinasi, yaitu: halusinasi penglihatan, halusinasi pendengaran dan temporal illusion (tidak dapat membedakan waktu dan tempat). Andrew juga mengembangkan dua mekanisme pertahanan diri, yakni, denial of reality dan regression, karena id yang dimiliki oleh Andrew Laeddis begitu mendominasi dan ego yang sangat lemah, membuat dokter-dokter di Shutter Island gagal mengobati Andrew Laeddis. Dengan kata lain Andrew Laeedis tidak bisa kembali lagi menjadi orang normal karena gagal mengatasi halusinasi yang dialaminya. \n \nKata Kunci : Halusinasi, Mekanisme Pertahanan Diri, Trauma, Psikoanalisis, Shutter Island.

Key concepts: Humanities, Psychoanalysis, Psychology, Cartography, Art, Geography

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Unresolve Psychological Problem in Dennis Lehane’s Shutter Island — Research Paper | ScholarLens