2014•LANTERN:Journal on English Language, Culture and LiteratureRequires access

AN ANALYSIS OF DEFENSE MECHANISMS OF THE MAIN CHARACTER IN DAVE PELZER’S A CHILD CALLED ‘IT’

Nur Wahyunigtyas

Open publisher page 0 citations

Abstract

Skripsi ini membahas tentang mekanisme pertahanan diri tokoh utama (David) yang ada di dalam novel A Child Called ‘It’ karya Dave Pelzer. Tujuan dari skripsi ini yaitu untuk mengetahui struktur kepribadian id, ego dan superego,  macam-macam mekanisme pertahanan dan faktor pendorong tumbuhnya mekanisme pertahanan diri yang digunakan oleh David yang ada di dalam novel tersebut. Dalam proses analisis, penulis memanfaatkan metode kepustakaan dan pendekatan psikologi. Teori yang digunakan dalam analis adalah teori mekanisme pertahanan diri yang dikemukakan pertama kali oleh Freud, teori kepribadian id, ego, dan superego , dan teori stress dan trauma. Dalam menganalisis struktur kepribadian: id, ego, dan superego, diketahui bahwa hal-hal yang diinginkan oleh id adalah makanan, pakaian, dan rumah. Dari segi superego, diketahui bahwa David memiliki aturan-aturan yang seharusnya dan tidak seharusnya dia lakukan, seperti harus mematuhi orangtua, harus saling menyayangi, harus sabar, tidak boleh melawan apa yang diperintahkan orang tua, tidak boleh mencuri, dan tidak boleh berkelahi. Peraturan-peraturan seperti inilah yang menjadi dasar yang digunakan oleh David dalam menjalani kehidupannya dan juga membuat ego -nya mengalami tekanan dalam memutuskan apa yang seharusnya dia lakukan. Selain itu, hasil analisis dari skripsi ini menunjukkan bahwa sang tokoh utama, David, menggunakan beberapa mekanisme pertahanan diri seperti penekanan, pengganti, pemindahan, reaksi formasi, kemunduran, dan rasionalisasi. Penggunaan mekanisme pertahanan diri ini dipicu atau dipengaruh oleh kondisi psikologis tokoh utama, seperti stress dan trauma.

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini membahas tentang mekanisme pertahanan diri tokoh utama (David) yang ada di dalam novel A Child Called ‘It’ karya Dave Pelzer. Tujuan dari skripsi ini yaitu untuk mengetahui struktur kepribadian id, ego dan superego,  macam-macam mekanisme pertahanan dan faktor pendorong tumbuhnya mekanisme pertahanan diri yang digunakan oleh David yang ada di dalam novel tersebut. Dalam proses analisis, penulis memanfaatkan metode kepustakaan dan pendekatan psikologi. Teori yang digunakan dalam analis adalah teori mekanisme pertahanan diri yang dikemukakan pertama kali oleh Freud, teori kepribadian id, ego, dan superego , dan teori stress dan trauma. Dalam menganalisis struktur kepribadian: id, ego, dan superego, diketahui bahwa hal-hal yang diinginkan oleh id adalah makanan, pakaian, dan rumah. Dari segi superego, diketahui bahwa David memiliki aturan-aturan yang seharusnya dan tidak seharusnya dia lakukan, seperti harus mematuhi orangtua, harus saling menyayangi, harus sabar, tidak boleh melawan apa yang diperintahkan orang tua, tidak boleh mencuri, dan tidak boleh berkelahi. Peraturan-peraturan seperti inilah yang menjadi dasar yang digunakan oleh David dalam menjalani kehidupannya dan juga membuat ego -nya mengalami tekanan dalam memutuskan apa yang seharusnya dia lakukan. Selain itu, hasil analisis dari skripsi ini menunjukkan bahwa sang tokoh utama, David, menggunakan beberapa mekanisme pertahanan diri seperti penekanan, pengganti, pemindahan, reaksi formasi, kemunduran, dan rasionalisasi. Penggunaan mekanisme pertahanan diri ini dipicu atau dipengaruh oleh kondisi psikologis tokoh utama, seperti stress dan trauma.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini membahas tentang mekanisme pertahanan diri tokoh utama (David) yang ada di dalam novel A Child Called ‘It’ karya Dave Pelzer. Tujuan dari skripsi ini yaitu untuk mengetahui struktur kepribadian id, ego dan superego,  macam-macam mekanisme pertahanan dan faktor pendorong tumbuhnya mekanisme pertahanan diri yang digunakan oleh David yang ada di dalam novel tersebut. Dalam proses analisis, penulis memanfaatkan metode kepustakaan dan pendekatan psikologi. Teori yang digunakan dalam analis adalah teori mekanisme pertahanan diri yang dikemukakan pertama kali oleh Freud, teori kepribadian id, ego, dan superego , dan teori stress dan trauma. Dalam menganalisis struktur kepribadian: id, ego, dan superego, diketahui bahwa hal-hal yang diinginkan oleh id adalah makanan, pakaian, dan rumah. Dari segi superego, diketahui bahwa David memiliki aturan-aturan yang seharusnya dan tidak seharusnya dia lakukan, seperti harus mematuhi orangtua, harus saling menyayangi, harus sabar, tidak boleh melawan apa yang diperintahkan orang tua, tidak boleh mencuri, dan tidak boleh berkelahi. Peraturan-peraturan seperti inilah yang menjadi dasar yang digunakan oleh David dalam menjalani kehidupannya dan juga membuat ego -nya mengalami tekanan dalam memutuskan apa yang seharusnya dia lakukan. Selain itu, hasil analisis dari skripsi ini menunjukkan bahwa sang tokoh utama, David, menggunakan beberapa mekanisme pertahanan diri seperti penekanan, pengganti, pemindahan, reaksi formasi, kemunduran, dan rasionalisasi. Penggunaan mekanisme pertahanan diri ini dipicu atau dipengaruh oleh kondisi psikologis tokoh utama, seperti stress dan trauma.

Key concepts: Humanities, Psychoanalysis, Id, ego and super-ego, Psychology, Philosophy

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
AN ANALYSIS OF DEFENSE MECHANISMS OF THE MAIN CHARACTER IN DAVE PELZER’S A CHILD CALLED ‘IT’ — Research Paper | ScholarLens