2017Unpublished venueRequires access

Analysis of the Elements of Plot of Agatha Christie's Murder of the Orient Express

Henriette Priscilla

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis salah satu novel karya Agatha Christie yang berjudul Murder on the Orient Express. Novel yang saya pilih ini bercerita tentang misteri pembunuhan seorang pengusaha dari Amerika yang bernama Ratchett. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif hebat yang berasal dari Belgia, bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik dan terdiri atas tiga unsur: suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan pembaca; dan artistic unity, yang membuat suspense dan surprise berkaitan dan masuk akal. Dalam novel tersebut, saya menyimpulkan terdapat 10 suspense dan 9 surprise yang saling berkaitan sehingga dapat terbangun sebuah artistic unity yang baik. Ketegangan demi ketegangan yang dibangun dalam novel ini membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca novel ini. Diselingi pula oleh kejutan demi kejutan yang menampilkan hal-hal di luar dugaan pembaca serta diakhiri dengan klimaks. Keberhasilan novel ini sangat di dukung oleh karakter detektif yang Christie ciptakan. Hercule Poirot mampu membuat pembaca terkesima dengan kepandaiannya dalam menyelesaikan suatu kasus.

About this research paper

What this paper is about

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis salah satu novel karya Agatha Christie yang berjudul Murder on the Orient Express. Novel yang saya pilih ini bercerita tentang misteri pembunuhan seorang pengusaha dari Amerika yang bernama Ratchett. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif hebat yang berasal dari Belgia, bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik dan terdiri atas tiga unsur: suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan pembaca; dan artistic unity, yang membuat suspense dan surprise berkaitan dan masuk akal. Dalam novel tersebut, saya menyimpulkan terdapat 10 suspense dan 9 surprise yang saling berkaitan sehingga dapat terbangun sebuah artistic unity yang baik. Ketegangan demi ketegangan yang dibangun dalam novel ini membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca novel ini. Diselingi pula oleh kejutan demi kejutan yang menampilkan hal-hal di luar dugaan pembaca serta diakhiri dengan klimaks. Keberhasilan novel ini sangat di dukung oleh karakter detektif yang Christie ciptakan. Hercule Poirot mampu membuat pembaca terkesima dengan kepandaiannya dalam menyelesaikan suatu kasus.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis salah satu novel karya Agatha Christie yang berjudul Murder on the Orient Express. Novel yang saya pilih ini bercerita tentang misteri pembunuhan seorang pengusaha dari Amerika yang bernama Ratchett. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif hebat yang berasal dari Belgia, bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik dan terdiri atas tiga unsur: suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan pembaca; dan artistic unity, yang membuat suspense dan surprise berkaitan dan masuk akal. Dalam novel tersebut, saya menyimpulkan terdapat 10 suspense dan 9 surprise yang saling berkaitan sehingga dapat terbangun sebuah artistic unity yang baik. Ketegangan demi ketegangan yang dibangun dalam novel ini membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca novel ini. Diselingi pula oleh kejutan demi kejutan yang menampilkan hal-hal di luar dugaan pembaca serta diakhiri dengan klimaks. Keberhasilan novel ini sangat di dukung oleh karakter detektif yang Christie ciptakan. Hercule Poirot mampu membuat pembaca terkesima dengan kepandaiannya dalam menyelesaikan suatu kasus.

Key concepts: Surprise, Agatha, Humanities, Cartography, Art, Psychology, Art history, Geography

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of the Elements of Plot of Agatha Christie's Murder of the Orient Express — Research Paper | ScholarLens