2016Unpublished venueRequires access

Analysis of the Elements of Plot in Agatha Christie's "The Mystery of the Blue Train"

Irma Rahmawati

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis sebuah novel karya Agatha Christie yang berjudul The Mystery of the Blue Train. Novel ini bercerita tentang pembunuhan seorang wanita yang bernama Ruth Kettering, anak seorang pengusaha kaya di Amerika, Rufus Van Aldin. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif ternama bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik, oleh karena itu dalam tugas akhir ini saya menganalisis suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, bagian yang menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan dan menjawab suspense; serta artistic unity, bagian yang membuat suspense dan surprise masuk akal dan berkaitan satu dengan yang lain. Sebagai kesimpulan, saya berpendapat bahwa Christie membangun artistic unity yang sangat baik dalam novel ini. Ketegangan yang dibangun sejak awal cerita membuat pembaca semakin penasaran dan tertarik untuk membaca novel ini hingga akhir. Novel ini diselingi pula oleh kejutan demi kejutan serta hal-hal di luar dugaan pembaca. Meskipun demikian, Christie mampu membuat semuanya menjadi masuk akal. Keberhasilan novel ini tidak lepas dari karakter detektif yang Christie ciptakan karena Hercule Poirot dengan kepandaiannya mampu menyelesaikan kasus ini dengan baik.

About this research paper

What this paper is about

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis sebuah novel karya Agatha Christie yang berjudul The Mystery of the Blue Train. Novel ini bercerita tentang pembunuhan seorang wanita yang bernama Ruth Kettering, anak seorang pengusaha kaya di Amerika, Rufus Van Aldin. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif ternama bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik, oleh karena itu dalam tugas akhir ini saya menganalisis suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, bagian yang menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan dan menjawab suspense; serta artistic unity, bagian yang membuat suspense dan surprise masuk akal dan berkaitan satu dengan yang lain. Sebagai kesimpulan, saya berpendapat bahwa Christie membangun artistic unity yang sangat baik dalam novel ini. Ketegangan yang dibangun sejak awal cerita membuat pembaca semakin penasaran dan tertarik untuk membaca novel ini hingga akhir. Novel ini diselingi pula oleh kejutan demi kejutan serta hal-hal di luar dugaan pembaca. Meskipun demikian, Christie mampu membuat semuanya menjadi masuk akal. Keberhasilan novel ini tidak lepas dari karakter detektif yang Christie ciptakan karena Hercule Poirot dengan kepandaiannya mampu menyelesaikan kasus ini dengan baik.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam tugas akhir ini, saya menganalisis sebuah novel karya Agatha Christie yang berjudul The Mystery of the Blue Train. Novel ini bercerita tentang pembunuhan seorang wanita yang bernama Ruth Kettering, anak seorang pengusaha kaya di Amerika, Rufus Van Aldin. Kasus pembunuhan ini ditangani oleh seorang detektif ternama bernama Hercule Poirot. Alur cerita dari novel ini sangat menarik, oleh karena itu dalam tugas akhir ini saya menganalisis suspense, bagian yang memunculkan ketegangan; surprise, bagian yang menampilkan kejadian-kejadian yang mengejutkan dan menjawab suspense; serta artistic unity, bagian yang membuat suspense dan surprise masuk akal dan berkaitan satu dengan yang lain. Sebagai kesimpulan, saya berpendapat bahwa Christie membangun artistic unity yang sangat baik dalam novel ini. Ketegangan yang dibangun sejak awal cerita membuat pembaca semakin penasaran dan tertarik untuk membaca novel ini hingga akhir. Novel ini diselingi pula oleh kejutan demi kejutan serta hal-hal di luar dugaan pembaca. Meskipun demikian, Christie mampu membuat semuanya menjadi masuk akal. Keberhasilan novel ini tidak lepas dari karakter detektif yang Christie ciptakan karena Hercule Poirot dengan kepandaiannya mampu menyelesaikan kasus ini dengan baik.

Key concepts: Humanities, Agatha, Surprise, Art, Cartography, Art history, Psychology, Geography

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of the Elements of Plot in Agatha Christie's "The Mystery of the Blue Train" — Research Paper | ScholarLens