2017•Unpublished venueRequires access

KARAKTERISASI MATERIAL SPROCKET

Dadan Hermawan, DS Bukti Tarigan, DS Dedi Lazuardi

Open publisher page 0 citations

Abstract

Sprocket pada sepeda motor merupakan komponen yang sangat penting, komponen ini berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin penggerak ke roda belakang. Dalam pengoperasiannya komponen sprocket selalu bergesekan dengan rantai dari sepeda motor, dari gesekan tersebut yang akan menyebabkan keausan dan berkurangnnya umur pakai. Jenis keausan yang terjadi pada komponen sprocket yaitu keausan adhesi dan abrasi. Sprocket ini tentunya memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan penggunaannya, namun sifat-sifat tersebut sangat berpengaruh dari struktur mikro, komposisi kimia, dan proses pengerjaannya. Maka dari itu beberapa pengujian dilakukan pada sprocket original dan lokal untuk dapat mengetahui karakteristik dan membandingkan dengan standar yang digunakan untuk sprocket. Dari hasil pengujian struktur makro dan perbandingan dengan literatur dapat diketahui bahwa sprocket original telah mengalami proses induction hardening. Dari hasil pengujian kekerasan dapat dilihat penurunan harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam. Struktur mikro yang terbentuk pada daerah permukaan yang dikeraskan terbentuk fasa martensit temper dan ferrite, sedangkan untuk daerah yang tidak terkeraskan memiliki fasa ferrite dan pearlite. Untuk sprocket lokal tidak mengalami proses pengerasan permukaan, sehingga harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam hampir sama. Struktur mikro yang terbentuk adalah fasa ferrite dan pearlite. Berdasarkan komposisi kimia serta literature, sprocket original termasuk klasifikasi material baja karbon rendah dan mendekati kepada material dengan standar AISI, yaitu AISI 1020

About this research paper

What this paper is about

Sprocket pada sepeda motor merupakan komponen yang sangat penting, komponen ini berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin penggerak ke roda belakang. Dalam pengoperasiannya komponen sprocket selalu bergesekan dengan rantai dari sepeda motor, dari gesekan tersebut yang akan menyebabkan keausan dan berkurangnnya umur pakai. Jenis keausan yang terjadi pada komponen sprocket yaitu keausan adhesi dan abrasi. Sprocket ini tentunya memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan penggunaannya, namun sifat-sifat tersebut sangat berpengaruh dari struktur mikro, komposisi kimia, dan proses pengerjaannya. Maka dari itu beberapa pengujian dilakukan pada sprocket original dan lokal untuk dapat mengetahui karakteristik dan membandingkan dengan standar yang digunakan untuk sprocket. Dari hasil pengujian struktur makro dan perbandingan dengan literatur dapat diketahui bahwa sprocket original telah mengalami proses induction hardening. Dari hasil pengujian kekerasan dapat dilihat penurunan harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam. Struktur mikro yang terbentuk pada daerah permukaan yang dikeraskan terbentuk fasa martensit temper dan ferrite, sedangkan untuk daerah yang tidak terkeraskan memiliki fasa ferrite dan pearlite. Untuk sprocket lokal tidak mengalami proses pengerasan permukaan, sehingga harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam hampir sama. Struktur mikro yang terbentuk adalah fasa ferrite dan pearlite. Berdasarkan komposisi kimia serta literature, sprocket original termasuk klasifikasi material baja karbon rendah dan mendekati kepada material dengan standar AISI, yaitu AISI 1020

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Sprocket pada sepeda motor merupakan komponen yang sangat penting, komponen ini berfungsi untuk mentransmisikan daya dari mesin penggerak ke roda belakang. Dalam pengoperasiannya komponen sprocket selalu bergesekan dengan rantai dari sepeda motor, dari gesekan tersebut yang akan menyebabkan keausan dan berkurangnnya umur pakai. Jenis keausan yang terjadi pada komponen sprocket yaitu keausan adhesi dan abrasi. Sprocket ini tentunya memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan penggunaannya, namun sifat-sifat tersebut sangat berpengaruh dari struktur mikro, komposisi kimia, dan proses pengerjaannya. Maka dari itu beberapa pengujian dilakukan pada sprocket original dan lokal untuk dapat mengetahui karakteristik dan membandingkan dengan standar yang digunakan untuk sprocket. Dari hasil pengujian struktur makro dan perbandingan dengan literatur dapat diketahui bahwa sprocket original telah mengalami proses induction hardening. Dari hasil pengujian kekerasan dapat dilihat penurunan harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam. Struktur mikro yang terbentuk pada daerah permukaan yang dikeraskan terbentuk fasa martensit temper dan ferrite, sedangkan untuk daerah yang tidak terkeraskan memiliki fasa ferrite dan pearlite. Untuk sprocket lokal tidak mengalami proses pengerasan permukaan, sehingga harga kekerasan dari permukaan ke bagian dalam hampir sama. Struktur mikro yang terbentuk adalah fasa ferrite dan pearlite. Berdasarkan komposisi kimia serta literature, sprocket original termasuk klasifikasi material baja karbon rendah dan mendekati kepada material dengan standar AISI, yaitu AISI 1020

Key concepts: Sprocket, Physics, Materials science, Composite material, Thermodynamics

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
KARAKTERISASI MATERIAL SPROCKET — Research Paper | ScholarLens