2013Unpublished venueRequires access

THE STRUGGLE OF ATHE LATE 19ENGLISH DEPARTMENTAMERICAN WOMEN IN DOMESTICITY AROUND19th CENTURY AS SEEN IN KATE CHOPIN’S THREESELECTED SHORT STORIES

Witri Yuliani

Open publisher page 0 citations

Abstract

Skripsi ini membahas kondisi sosial perempuan Amerika pada abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang tercemin dalam tiga cerita pendek karya Kate Chopin, yaitu “Desiree Baby”, “The Storm”, and “The Kiss”. Analisis ini mengungkapkan tentang perjuangan perempuan Amerika abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang terbentuk seiring dengan adanya pembagian ras dan gender. Dalam menganalisis ketiga cerita pendek ini, penulis menggunakan kritik sastra feminis, khususnya teori yang dipelopori oleh Elaine Showalter, Gynocriticism. Dengan pendekatan yang digunakan dapat diperlihatkan bagaimana perempuan menulis tentang pengalaman menjadi perempuan dalam sebuah karya sastra yang terdapat budaya patriaki. Data-data dianalisis dengan metode kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Adapun data yang diperoleh berasal dari unsur intrinsik dan ekstrinsik karya-karya tersebut. Berdasarkan hasil yang didapat dari analisis terhadap karya ini dan didukung dengan sumber-sumber yang ada maka penulis meyimpulkan walaupun perempuan-perempuan tersebut berada didalam budaya patriaki, mereka tetap bisa berjuang, dan mempertahankan hak-hak mereka dengan cara bertahan dan melarikan diri, mendapatkan kesenangan sesaat dan lebih berfikir realistis, ketiga hal tersebut di hubungkan dalam kehidupan rumah tangga. Hal ini tergambar melalui tokoh utama perempuan, Desiree, Calixta, dan Natahlie dalam ketiga cerita pendek karya Kate Chopin tersebut. Kata Kunci: Ras, Gender, Status Sosial, Gnynocriticism

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini membahas kondisi sosial perempuan Amerika pada abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang tercemin dalam tiga cerita pendek karya Kate Chopin, yaitu “Desiree Baby”, “The Storm”, and “The Kiss”. Analisis ini mengungkapkan tentang perjuangan perempuan Amerika abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang terbentuk seiring dengan adanya pembagian ras dan gender. Dalam menganalisis ketiga cerita pendek ini, penulis menggunakan kritik sastra feminis, khususnya teori yang dipelopori oleh Elaine Showalter, Gynocriticism. Dengan pendekatan yang digunakan dapat diperlihatkan bagaimana perempuan menulis tentang pengalaman menjadi perempuan dalam sebuah karya sastra yang terdapat budaya patriaki. Data-data dianalisis dengan metode kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Adapun data yang diperoleh berasal dari unsur intrinsik dan ekstrinsik karya-karya tersebut. Berdasarkan hasil yang didapat dari analisis terhadap karya ini dan didukung dengan sumber-sumber yang ada maka penulis meyimpulkan walaupun perempuan-perempuan tersebut berada didalam budaya patriaki, mereka tetap bisa berjuang, dan mempertahankan hak-hak mereka dengan cara bertahan dan melarikan diri, mendapatkan kesenangan sesaat dan lebih berfikir realistis, ketiga hal tersebut di hubungkan dalam kehidupan rumah tangga. Hal ini tergambar melalui tokoh utama perempuan, Desiree, Calixta, dan Natahlie dalam ketiga cerita pendek karya Kate Chopin tersebut. Kata Kunci: Ras, Gender, Status Sosial, Gnynocriticism

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini membahas kondisi sosial perempuan Amerika pada abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang tercemin dalam tiga cerita pendek karya Kate Chopin, yaitu “Desiree Baby”, “The Storm”, and “The Kiss”. Analisis ini mengungkapkan tentang perjuangan perempuan Amerika abad ke-19 dalam kehidupan rumah tangga yang terbentuk seiring dengan adanya pembagian ras dan gender. Dalam menganalisis ketiga cerita pendek ini, penulis menggunakan kritik sastra feminis, khususnya teori yang dipelopori oleh Elaine Showalter, Gynocriticism. Dengan pendekatan yang digunakan dapat diperlihatkan bagaimana perempuan menulis tentang pengalaman menjadi perempuan dalam sebuah karya sastra yang terdapat budaya patriaki. Data-data dianalisis dengan metode kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Adapun data yang diperoleh berasal dari unsur intrinsik dan ekstrinsik karya-karya tersebut. Berdasarkan hasil yang didapat dari analisis terhadap karya ini dan didukung dengan sumber-sumber yang ada maka penulis meyimpulkan walaupun perempuan-perempuan tersebut berada didalam budaya patriaki, mereka tetap bisa berjuang, dan mempertahankan hak-hak mereka dengan cara bertahan dan melarikan diri, mendapatkan kesenangan sesaat dan lebih berfikir realistis, ketiga hal tersebut di hubungkan dalam kehidupan rumah tangga. Hal ini tergambar melalui tokoh utama perempuan, Desiree, Calixta, dan Natahlie dalam ketiga cerita pendek karya Kate Chopin tersebut. Kata Kunci: Ras, Gender, Status Sosial, Gnynocriticism

Key concepts: Art, Humanities

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
THE STRUGGLE OF ATHE LATE 19ENGLISH DEPARTMENTAMERICAN WOMEN IN DOMESTICITY AROUND19th CENTURY AS SEEN IN KATE CHOPIN’S THREESELECTED SHORT STORIES — Research Paper | ScholarLens