The Images of Woman in Anchee Min’s Empress Orchid
INDAH, TIFFANY
Abstract
Open-access reader
INDAH, TIFFANY
Abstract
Open-access reader
Skripsi ini membahas karya Anchee Min yang berjudul Empress Orchid. Dalam \nnovel ini penulis menganalisis mengenai penindasan yang dialami oleh kaum \nperempuan di China dan melihat bagaimanan gambaran perempuan berdasarkan \nperspektive pengarang melalui karakter utamanya. Dalam menganalisis novel ini, \npenulis menggunakan kritik sastra feminis dengan teori yang diusung oleh Elaine \nShowalter, Gynocriticism. Dengan pendekatan yang digunakan dapat diperlihatkan \nbagaimana perempuan menulis tentang pengalaman perempuan dalam sebuah karya \nsastra yang kental akan budaya patriakinya. Adapun data-data terkait dengan \npembahasannya diperoleh dengan metode kualitatif dan dijabarkan dengan metode \ndiskriptif. Berdasarkan hasil yang didapat dari analisis terhadap karya ini dan \ndidukung dengan sumber-sumber yang ada maka penulis menyimpulkan bahwa \npengarang memberikan gambaran baru tentang wanita melalui karakter utamanya \nyaitu wanita yang pintar, berambisi dan mempunyai kekuasaan. Wanita yang bisa \nmendapatkan apa yang diinginkannya untuk meraih kebahagiaan dalam hidupnya, \nmeskipun ia hidup pada kondisi dimana patriaki berkuasa dan mengekang kehidupan perempuan. \n \nKata Kunci : Gynocriticism, Image of Woman, Oppression, Woman’s Experience
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Skripsi ini membahas karya Anchee Min yang berjudul Empress Orchid. Dalam \nnovel ini penulis menganalisis mengenai penindasan yang dialami oleh kaum \nperempuan di China dan melihat bagaimanan gambaran perempuan berdasarkan \nperspektive pengarang melalui karakter utamanya. Dalam menganalisis novel ini, \npenulis menggunakan kritik sastra feminis dengan teori yang diusung oleh Elaine \nShowalter, Gynocriticism. Dengan pendekatan yang digunakan dapat diperlihatkan \nbagaimana perempuan menulis tentang pengalaman perempuan dalam sebuah karya \nsastra yang kental akan budaya patriakinya. Adapun data-data terkait dengan \npembahasannya diperoleh dengan metode kualitatif dan dijabarkan dengan metode \ndiskriptif. Berdasarkan hasil yang didapat dari analisis terhadap karya ini dan \ndidukung dengan sumber-sumber yang ada maka penulis menyimpulkan bahwa \npengarang memberikan gambaran baru tentang wanita melalui karakter utamanya \nyaitu wanita yang pintar, berambisi dan mempunyai kekuasaan. Wanita yang bisa \nmendapatkan apa yang diinginkannya untuk meraih kebahagiaan dalam hidupnya, \nmeskipun ia hidup pada kondisi dimana patriaki berkuasa dan mengekang kehidupan perempuan. \n \nKata Kunci : Gynocriticism, Image of Woman, Oppression, Woman’s Experience
Key concepts: Humanities, Art