Antisocial Personality Disorder As Seen In Shirley Jackson's We Have Always Lived In The Castle: A Freudian Psychoanalysis
Fauziah Raudatul
Abstract
Open-access reader
Fauziah Raudatul
Abstract
Open-access reader
Skripsi ini membahas novel We Have Always Lived In The Castle karya Shirley Jackson yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1962 yang menceritakan karakter utama yang menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian antisosial. Skripsi ini menganalisis penyebab masalah kepribadian karakter utama dan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang digunakannya. Dalam melakukan analisis, peneliti fokus kepada pendekatan psikoanalisis oleh Sigmund Freud. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa lingkungan keluarga yang tidak sehat dan pengalaman traumatik di masa kecil berpengaruh terhadap kepribadian dan pola pikir tokoh utama. Terakhir, penulis menemukan bahwa tokoh utama dalam novel ini menggunakan dua tipe mekanisme pertahanan diri, yaitu denial dan displacement. \n \nKata kunci: gangguan kepribadian antisosial, psikoanalisis, mekanisme pertahanan diri
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Skripsi ini membahas novel We Have Always Lived In The Castle karya Shirley Jackson yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1962 yang menceritakan karakter utama yang menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian antisosial. Skripsi ini menganalisis penyebab masalah kepribadian karakter utama dan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang digunakannya. Dalam melakukan analisis, peneliti fokus kepada pendekatan psikoanalisis oleh Sigmund Freud. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa lingkungan keluarga yang tidak sehat dan pengalaman traumatik di masa kecil berpengaruh terhadap kepribadian dan pola pikir tokoh utama. Terakhir, penulis menemukan bahwa tokoh utama dalam novel ini menggunakan dua tipe mekanisme pertahanan diri, yaitu denial dan displacement. \n \nKata kunci: gangguan kepribadian antisosial, psikoanalisis, mekanisme pertahanan diri
Key concepts: Psychoanalysis, Psychology, Humanities, Freudian slip, Art