2016•Andalas University eThesis (Andalas University)Open access

Antisocial Personality Disorder As Seen In Shirley Jackson's We Have Always Lived In The Castle: A Freudian Psychoanalysis

Fauziah Raudatul

Open full text 0 citations

Abstract

Skripsi ini membahas novel We Have Always Lived In The Castle karya Shirley Jackson yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1962 yang menceritakan karakter utama yang menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian antisosial. Skripsi ini menganalisis penyebab masalah kepribadian karakter utama dan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang digunakannya. Dalam melakukan analisis, peneliti fokus kepada pendekatan psikoanalisis oleh Sigmund Freud. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa lingkungan keluarga yang tidak sehat dan pengalaman traumatik di masa kecil berpengaruh terhadap kepribadian dan pola pikir tokoh utama. Terakhir, penulis menemukan bahwa tokoh utama dalam novel ini menggunakan dua tipe mekanisme pertahanan diri, yaitu denial dan displacement. \n \nKata kunci: gangguan kepribadian antisosial, psikoanalisis, mekanisme pertahanan diri

Open-access reader

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini membahas novel We Have Always Lived In The Castle karya Shirley Jackson yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1962 yang menceritakan karakter utama yang menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian antisosial. Skripsi ini menganalisis penyebab masalah kepribadian karakter utama dan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang digunakannya. Dalam melakukan analisis, peneliti fokus kepada pendekatan psikoanalisis oleh Sigmund Freud. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa lingkungan keluarga yang tidak sehat dan pengalaman traumatik di masa kecil berpengaruh terhadap kepribadian dan pola pikir tokoh utama. Terakhir, penulis menemukan bahwa tokoh utama dalam novel ini menggunakan dua tipe mekanisme pertahanan diri, yaitu denial dan displacement. \n \nKata kunci: gangguan kepribadian antisosial, psikoanalisis, mekanisme pertahanan diri

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini membahas novel We Have Always Lived In The Castle karya Shirley Jackson yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1962 yang menceritakan karakter utama yang menunjukkan karakteristik gangguan kepribadian antisosial. Skripsi ini menganalisis penyebab masalah kepribadian karakter utama dan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang digunakannya. Dalam melakukan analisis, peneliti fokus kepada pendekatan psikoanalisis oleh Sigmund Freud. Setelah melakukan penelitian, penulis menemukan bahwa lingkungan keluarga yang tidak sehat dan pengalaman traumatik di masa kecil berpengaruh terhadap kepribadian dan pola pikir tokoh utama. Terakhir, penulis menemukan bahwa tokoh utama dalam novel ini menggunakan dua tipe mekanisme pertahanan diri, yaitu denial dan displacement. \n \nKata kunci: gangguan kepribadian antisosial, psikoanalisis, mekanisme pertahanan diri

Key concepts: Psychoanalysis, Psychology, Humanities, Freudian slip, Art

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Antisocial Personality Disorder As Seen In Shirley Jackson's We Have Always Lived In The Castle: A Freudian Psychoanalysis — Research Paper | ScholarLens