Characterization of The Major Characters in Rahna Reiko Rizzuto's 'Why She Left Us'
Devina Stefanie
Abstract
Devina Stefanie
Abstract
Dalam skripsi ini saya menganalisis sebuah novel berjudul Why She Left Us karya Rahna Reiko Rizzuto, seorang pengarang berkebangsaan Jepang yang tinggal di Amerika. Saya membahas teknik-teknik penggambaran watak tiga tokoh utama dalam novel ini. Mereka adalah orang-orang dalam satu keluarga yang terdiri dari tiga generasi Jepang-Amerika yang hidup pada masa Perang Dunia II. Dalam menganalisis novel ini, saya melihat bahwa Rizzuto mengetengahkan masalah-masalah yang terjadi di dalam keluarga tersebut dan menekankan bahwa semua tokoh utamanya merasa tertekan dan tidak puas dengan kehidupan keluarga mereka. Rizzuto menampilkan tokoh Emi yang memiliki anak tanpa ayah. Kemudian ia memberikan anaknya kepada orang lain untuk diadopsi karena adanya berbagai persoalan. Namun Kaori, ibu Emi, mengambil kembali anak tersebut dan mengasuhnya sendiri karena Emi tidak bersedia mengasuhnya. Hal ini menyebabkan trauma yang mendalam dalam diri si anak dan perpecahan dalam keluarga ini. Novel ini sangat menarik untuk dibaca karena kata-kata yang dipilih mudah untuk dimengerti. Selain itu, jalan ceritanya sederhana tetapi sangat menarik. Melalui novel ini Rizzuto berhasil menyajikan ketiga tokoh utamanya dengan mengesankan. Ini menunjukkan keahliannya dalam memaparkan watak tokoh-tokoh utamanya.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam skripsi ini saya menganalisis sebuah novel berjudul Why She Left Us karya Rahna Reiko Rizzuto, seorang pengarang berkebangsaan Jepang yang tinggal di Amerika. Saya membahas teknik-teknik penggambaran watak tiga tokoh utama dalam novel ini. Mereka adalah orang-orang dalam satu keluarga yang terdiri dari tiga generasi Jepang-Amerika yang hidup pada masa Perang Dunia II. Dalam menganalisis novel ini, saya melihat bahwa Rizzuto mengetengahkan masalah-masalah yang terjadi di dalam keluarga tersebut dan menekankan bahwa semua tokoh utamanya merasa tertekan dan tidak puas dengan kehidupan keluarga mereka. Rizzuto menampilkan tokoh Emi yang memiliki anak tanpa ayah. Kemudian ia memberikan anaknya kepada orang lain untuk diadopsi karena adanya berbagai persoalan. Namun Kaori, ibu Emi, mengambil kembali anak tersebut dan mengasuhnya sendiri karena Emi tidak bersedia mengasuhnya. Hal ini menyebabkan trauma yang mendalam dalam diri si anak dan perpecahan dalam keluarga ini. Novel ini sangat menarik untuk dibaca karena kata-kata yang dipilih mudah untuk dimengerti. Selain itu, jalan ceritanya sederhana tetapi sangat menarik. Melalui novel ini Rizzuto berhasil menyajikan ketiga tokoh utamanya dengan mengesankan. Ini menunjukkan keahliannya dalam memaparkan watak tokoh-tokoh utamanya.
Key concepts: Humanities, Art, Psychology