Portrayal of The Female Characters in D.H. Lawrence's 'Lady Chatterley's Lover' and Peter Carey's 'Oscar and Lucinda'
Meilinda Meilinda
Abstract
Meilinda Meilinda
Abstract
Skripsi yang saya susun yang berjudul “Portrayal of The Female Character in D.H. Lawrence’s Lady Chatterley’s Lover and Peter Carey’s Oscar and Lucinda” merupakan analisa mengenai penggambaran karakter tokoh wanita yang terdapat dalam kedua novel tersebut. Saya menghubungkan penggambaran karakter tokoh-tokoh tersebut dengan isu dominasi pria terhadap wanita yang juga dapat ditemukan dalam cerita di kedua novel tersebut. Dalam Lady Chatterley’s Lover, Connie yang merupakan tokoh wanita utama, digambarkan sebagai istri yang tertekan oleh dominasi suaminya yang digambarkan sebagai suami lumpuh yang mendoktrin dan mendominasi hidup istrinya. Tertekan oleh dominasi yang terus-menerus, Connie pun memutuskan untuk mencari kebahagian yang didapatnya dengan berselingkuh. Keadaan inilah yang menjadi tolak ukur perubahan karakter Connie yang semula merupakan istri yang patuh menjadi tidak patuh. Dalam Oscar and Lucinda, dapat dilihat bahwa Lucinda yang juga merupakan tokoh wanita utama, digambarkan sebagai wanita yang juga mengalami tekanan yang disebabkan oleh dominasi pria dalam lingkungan pekerjaannya. Dominasi ini dapat ditemukan dalam bentuk sikap meremehkan kemampuan wanita dalam menjalankan bisnis pada saat itu. Perubahan karakter juga dialami oleh Lucinda yang semula merupakan wanita yang tidak percaya diri kemudian menjadi wanita yang percaya diri. Perubahan karakter tersebut terjadi setelah Lucinda menyadari kelebihannya dalam hal modal dan mempelajari lebih jauh segala urusan bisnisnya. Dari analisa tersebut, dapat disimpulkan bahwa tekanan yang ditimbulkan oleh dominasi pria terhadap kaum wanita memberi pengaruh terhadap perubahan karakter tokoh-tokoh wanita tersebut. Perubahan tersebut terjadi sebagai upaya yang dilakukan oleh wanita-wanita tersebut untuk mengalahkan dominasi kaum pria dalam hidup mereka yang akan membawa mereka pada kebahagiaan.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Skripsi yang saya susun yang berjudul “Portrayal of The Female Character in D.H. Lawrence’s Lady Chatterley’s Lover and Peter Carey’s Oscar and Lucinda” merupakan analisa mengenai penggambaran karakter tokoh wanita yang terdapat dalam kedua novel tersebut. Saya menghubungkan penggambaran karakter tokoh-tokoh tersebut dengan isu dominasi pria terhadap wanita yang juga dapat ditemukan dalam cerita di kedua novel tersebut. Dalam Lady Chatterley’s Lover, Connie yang merupakan tokoh wanita utama, digambarkan sebagai istri yang tertekan oleh dominasi suaminya yang digambarkan sebagai suami lumpuh yang mendoktrin dan mendominasi hidup istrinya. Tertekan oleh dominasi yang terus-menerus, Connie pun memutuskan untuk mencari kebahagian yang didapatnya dengan berselingkuh. Keadaan inilah yang menjadi tolak ukur perubahan karakter Connie yang semula merupakan istri yang patuh menjadi tidak patuh. Dalam Oscar and Lucinda, dapat dilihat bahwa Lucinda yang juga merupakan tokoh wanita utama, digambarkan sebagai wanita yang juga mengalami tekanan yang disebabkan oleh dominasi pria dalam lingkungan pekerjaannya. Dominasi ini dapat ditemukan dalam bentuk sikap meremehkan kemampuan wanita dalam menjalankan bisnis pada saat itu. Perubahan karakter juga dialami oleh Lucinda yang semula merupakan wanita yang tidak percaya diri kemudian menjadi wanita yang percaya diri. Perubahan karakter tersebut terjadi setelah Lucinda menyadari kelebihannya dalam hal modal dan mempelajari lebih jauh segala urusan bisnisnya. Dari analisa tersebut, dapat disimpulkan bahwa tekanan yang ditimbulkan oleh dominasi pria terhadap kaum wanita memberi pengaruh terhadap perubahan karakter tokoh-tokoh wanita tersebut. Perubahan tersebut terjadi sebagai upaya yang dilakukan oleh wanita-wanita tersebut untuk mengalahkan dominasi kaum pria dalam hidup mereka yang akan membawa mereka pada kebahagiaan.
Key concepts: Humanities, Art, Psychology