Analysis of Theme Through Symbolism in Madeleine L'Engle's 'A Wrinkle in Time'
Andri Andri
Abstract
Andri Andri
Abstract
Skripsi in ditulis untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan program Sarjana di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Kristen Maranatha. Saya menganalisis tema melalui unsur-unsur simbolisme dari novel karya Madeleine L’Engle berjudul A Wrinkle in Time karena dengan manganalisis simbol-simbol yang terdapat dalam sebuah novel saya dapat memperoleh tema yang lebih menarik dan berbeda dari sebuah novel. Dalam novel A Wrinkle in Time, Madeleine L’Engle membawa kedua tokoh utama bernama Meg Murry dan Charles Wallace ke dimensi lain melalui sebuah konsep waktu agar mereka dapat menyelamatkan ayah mereka dan mengalahkan kuasa setan dengan bantuan dari Mrs. Mury, Mrs. Who dan Mrs Whatsit. Mereka ditunjukkan bahwa hal- hal kecil yang terjadi dalam hidup mereka adalah ujian dari dan karena Tuhan selalu membimbing mereka setiap saat dan tak ada kekuatan yang lebih besar daripada kekuatan cinta dan kasih sayang. Saya menyimpulkan bahwa iman dan kasih yang diiringi dengan pengetahuan adalah hal terpenting dalam hidup ini, karena dengan itu semua maka kita dapat menyelamatkan diri kita dan juga orang lain dari ancaman kekuatan setan yang terus membayangi kita tanpa kita sadari.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Skripsi in ditulis untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan program Sarjana di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Kristen Maranatha. Saya menganalisis tema melalui unsur-unsur simbolisme dari novel karya Madeleine L’Engle berjudul A Wrinkle in Time karena dengan manganalisis simbol-simbol yang terdapat dalam sebuah novel saya dapat memperoleh tema yang lebih menarik dan berbeda dari sebuah novel. Dalam novel A Wrinkle in Time, Madeleine L’Engle membawa kedua tokoh utama bernama Meg Murry dan Charles Wallace ke dimensi lain melalui sebuah konsep waktu agar mereka dapat menyelamatkan ayah mereka dan mengalahkan kuasa setan dengan bantuan dari Mrs. Mury, Mrs. Who dan Mrs Whatsit. Mereka ditunjukkan bahwa hal- hal kecil yang terjadi dalam hidup mereka adalah ujian dari dan karena Tuhan selalu membimbing mereka setiap saat dan tak ada kekuatan yang lebih besar daripada kekuatan cinta dan kasih sayang. Saya menyimpulkan bahwa iman dan kasih yang diiringi dengan pengetahuan adalah hal terpenting dalam hidup ini, karena dengan itu semua maka kita dapat menyelamatkan diri kita dan juga orang lain dari ancaman kekuatan setan yang terus membayangi kita tanpa kita sadari.
Key concepts: Humanities, Art, Wrinkle, Psychology, Cartography, Art history, Psychoanalysis, Gerontology