2012Unpublished venueRequires access

Analysis of Narrative Technique in Mark Haddon's 'The Curious Insident of The Dog in The Night-Time' and Cammie McGovern's 'Eye Contact'

Maria Resa Ersandi

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam skripsi ini, saya menganalisis teknik narasi dari dua novel. Novel pertama ditulis oleh Mark Haddon dengan judul The Curious Incident of the Dog in the Night-time dan novel kedua ditulis oleh Cammie McGovern dengan judul Eye Contact. Kedua novel tersebut merupakan novel misteri yang melibatkan tokoh pengidap autisme. Saya akan menganalisis elemen-elemen teknik narasi yang terdiri dari: point of view, style, time and tempo, dan distance. Dalam The Curious Incident of the Dog in the Night-time, Mark Haddon menyampaikan ceritanya melalui sudut pandang tokoh utamanya, yaitu Christopher Boone. Novel tersebut ditulis dalam bentuk jurnal yang menceritakan misteri yang dialami oleh tokoh utama dan bagaimana ia memecahkannya. Dalam novel Eye Contact, Cammie McGovern menggunakan sudut pandang omniscient yang menarasikan beberapa tokoh. Novel ini bercerita tentang seorang anak laki-laki, Adam, yang menyaksikan teman sekelasnya dibunuh. Beberapa tokoh yang dinarasikan berperan penting dalam penyampaian cerita tersebut. Ada beberapa persamaan dan perbedaan teknik narasi yang digunakan oleh kedua pengarang dalam menyampaikan cerita misteri mereka. Selain gaya bahasa yang digunakan dan tempo, serta distance yang dihasilkan, persamaan lain adalah kedua novel tersebut melibatkan tokoh yang mengidap autisme yang berperan penting bagi jalan cerita masing-masing novel. Adapun perbedaan yang didapat dari kedua novel adalah dalam hal point of view, style, dan tempo. Walaupun kedua novel tersebut menggunakan teknik narasi yang berbeda untuk menyampaikan cerita mereka, kedua pengarang telah berhasil menyampaikan cerita misteri mereka dengan sangat baik. Pembaca dapat mengikuti alur cerita misteri tersebut serta memahaminya. Teknik narasi yang digunakan oleh masing-masing pengarang telah berhasil menimbulkan efek tegang dan penasaran dalam diri pembaca.

About this research paper

What this paper is about

Dalam skripsi ini, saya menganalisis teknik narasi dari dua novel. Novel pertama ditulis oleh Mark Haddon dengan judul The Curious Incident of the Dog in the Night-time dan novel kedua ditulis oleh Cammie McGovern dengan judul Eye Contact. Kedua novel tersebut merupakan novel misteri yang melibatkan tokoh pengidap autisme. Saya akan menganalisis elemen-elemen teknik narasi yang terdiri dari: point of view, style, time and tempo, dan distance. Dalam The Curious Incident of the Dog in the Night-time, Mark Haddon menyampaikan ceritanya melalui sudut pandang tokoh utamanya, yaitu Christopher Boone. Novel tersebut ditulis dalam bentuk jurnal yang menceritakan misteri yang dialami oleh tokoh utama dan bagaimana ia memecahkannya. Dalam novel Eye Contact, Cammie McGovern menggunakan sudut pandang omniscient yang menarasikan beberapa tokoh. Novel ini bercerita tentang seorang anak laki-laki, Adam, yang menyaksikan teman sekelasnya dibunuh. Beberapa tokoh yang dinarasikan berperan penting dalam penyampaian cerita tersebut. Ada beberapa persamaan dan perbedaan teknik narasi yang digunakan oleh kedua pengarang dalam menyampaikan cerita misteri mereka. Selain gaya bahasa yang digunakan dan tempo, serta distance yang dihasilkan, persamaan lain adalah kedua novel tersebut melibatkan tokoh yang mengidap autisme yang berperan penting bagi jalan cerita masing-masing novel. Adapun perbedaan yang didapat dari kedua novel adalah dalam hal point of view, style, dan tempo. Walaupun kedua novel tersebut menggunakan teknik narasi yang berbeda untuk menyampaikan cerita mereka, kedua pengarang telah berhasil menyampaikan cerita misteri mereka dengan sangat baik. Pembaca dapat mengikuti alur cerita misteri tersebut serta memahaminya. Teknik narasi yang digunakan oleh masing-masing pengarang telah berhasil menimbulkan efek tegang dan penasaran dalam diri pembaca.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam skripsi ini, saya menganalisis teknik narasi dari dua novel. Novel pertama ditulis oleh Mark Haddon dengan judul The Curious Incident of the Dog in the Night-time dan novel kedua ditulis oleh Cammie McGovern dengan judul Eye Contact. Kedua novel tersebut merupakan novel misteri yang melibatkan tokoh pengidap autisme. Saya akan menganalisis elemen-elemen teknik narasi yang terdiri dari: point of view, style, time and tempo, dan distance. Dalam The Curious Incident of the Dog in the Night-time, Mark Haddon menyampaikan ceritanya melalui sudut pandang tokoh utamanya, yaitu Christopher Boone. Novel tersebut ditulis dalam bentuk jurnal yang menceritakan misteri yang dialami oleh tokoh utama dan bagaimana ia memecahkannya. Dalam novel Eye Contact, Cammie McGovern menggunakan sudut pandang omniscient yang menarasikan beberapa tokoh. Novel ini bercerita tentang seorang anak laki-laki, Adam, yang menyaksikan teman sekelasnya dibunuh. Beberapa tokoh yang dinarasikan berperan penting dalam penyampaian cerita tersebut. Ada beberapa persamaan dan perbedaan teknik narasi yang digunakan oleh kedua pengarang dalam menyampaikan cerita misteri mereka. Selain gaya bahasa yang digunakan dan tempo, serta distance yang dihasilkan, persamaan lain adalah kedua novel tersebut melibatkan tokoh yang mengidap autisme yang berperan penting bagi jalan cerita masing-masing novel. Adapun perbedaan yang didapat dari kedua novel adalah dalam hal point of view, style, dan tempo. Walaupun kedua novel tersebut menggunakan teknik narasi yang berbeda untuk menyampaikan cerita mereka, kedua pengarang telah berhasil menyampaikan cerita misteri mereka dengan sangat baik. Pembaca dapat mengikuti alur cerita misteri tersebut serta memahaminya. Teknik narasi yang digunakan oleh masing-masing pengarang telah berhasil menimbulkan efek tegang dan penasaran dalam diri pembaca.

Key concepts: Art, Humanities

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of Narrative Technique in Mark Haddon's 'The Curious Insident of The Dog in The Night-Time' and Cammie McGovern's 'Eye Contact' — Research Paper | ScholarLens