2007Unpublished venueRequires access

Analysis of Inner Conflict in 'The Spell' By Alan Hollinghurst

Devi Oktaviani

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam tesis ini, saya menganalisis novel karya Alan Hollinghurst yang berjudul The Spell. Novel ini adalah novel yang menceritakan berbagai konflik psikologi yang dialami oleh empat orang gay yang menjadi tokoh utama dalam novel ini yaitu Alex, Justin, Robin, dan Danny. Hollinghurst sendiri adalah seorang gay dan setiap novelnya menceritakan kehidupan gay. Dalam The Spell, Hollinghurst bisa mempresentasikan setiap konflik psikologi yang dialami oleh empat orang tokoh utama secara jelas terutama di dalam masalah percintaan yang terjadi di antara mereka. Hal ini menyebabkan para pembaca bisa ikut merasakan setiap kebingungan dan konflik batin yang dialami oleh empat tokoh ini. Setelah membaca novel ini dengan seksama, saya menyimpulkan bahwa menjadi seorang gay adalah pilihan hidup dari seseorang yang harus di hargai. Para gay juga mengalami konflik psikologi terutama yang berkaitan dengan masalah percintaan dan identitas diri mereka. Aspek inilah yang saya analisis dalam tesis saya.

About this research paper

What this paper is about

Dalam tesis ini, saya menganalisis novel karya Alan Hollinghurst yang berjudul The Spell. Novel ini adalah novel yang menceritakan berbagai konflik psikologi yang dialami oleh empat orang gay yang menjadi tokoh utama dalam novel ini yaitu Alex, Justin, Robin, dan Danny. Hollinghurst sendiri adalah seorang gay dan setiap novelnya menceritakan kehidupan gay. Dalam The Spell, Hollinghurst bisa mempresentasikan setiap konflik psikologi yang dialami oleh empat orang tokoh utama secara jelas terutama di dalam masalah percintaan yang terjadi di antara mereka. Hal ini menyebabkan para pembaca bisa ikut merasakan setiap kebingungan dan konflik batin yang dialami oleh empat tokoh ini. Setelah membaca novel ini dengan seksama, saya menyimpulkan bahwa menjadi seorang gay adalah pilihan hidup dari seseorang yang harus di hargai. Para gay juga mengalami konflik psikologi terutama yang berkaitan dengan masalah percintaan dan identitas diri mereka. Aspek inilah yang saya analisis dalam tesis saya.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam tesis ini, saya menganalisis novel karya Alan Hollinghurst yang berjudul The Spell. Novel ini adalah novel yang menceritakan berbagai konflik psikologi yang dialami oleh empat orang gay yang menjadi tokoh utama dalam novel ini yaitu Alex, Justin, Robin, dan Danny. Hollinghurst sendiri adalah seorang gay dan setiap novelnya menceritakan kehidupan gay. Dalam The Spell, Hollinghurst bisa mempresentasikan setiap konflik psikologi yang dialami oleh empat orang tokoh utama secara jelas terutama di dalam masalah percintaan yang terjadi di antara mereka. Hal ini menyebabkan para pembaca bisa ikut merasakan setiap kebingungan dan konflik batin yang dialami oleh empat tokoh ini. Setelah membaca novel ini dengan seksama, saya menyimpulkan bahwa menjadi seorang gay adalah pilihan hidup dari seseorang yang harus di hargai. Para gay juga mengalami konflik psikologi terutama yang berkaitan dengan masalah percintaan dan identitas diri mereka. Aspek inilah yang saya analisis dalam tesis saya.

Key concepts: Spell, Humanities, Psychology, Art, Psychoanalysis, Philosophy, Theology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of Inner Conflict in 'The Spell' By Alan Hollinghurst — Research Paper | ScholarLens