Analysis of The Portrayal of The Female Protagonist as a Prostitute in Paulo Coelho's 'Eleven Minutes' and Stephen Crane's 'Maggie: A Girl of The Streets'
Kiky Imelda
Abstract
Kiky Imelda
Abstract
Dalam Tugas Akhir ini, saya menganalisis karakter yang ada pada tokoh utama dalam novel Eleven Minutes karya Paulo Coelho serta Maggie: A Girl of the Streets karya Stephen Crane. Walaupun kedua tokoh utama tersebut berprofesi sama, yaitu menjadi pelacur, karakteristik yang ada pada kedua tokoh tersebut sangatlah berlawanan. Penggambaran seorang pelacur dalam tokoh utama yang bernama Maria dalam novel Eleven Minutes yang memiliki karakteristik berani, penasaran, sombong, religius, berkeinginan kuat, serta bijaksana mengundang perhatian banyak pembaca karena penggambarannya yang begitu positif. Hal ini dilakukan oleh Coelho karena ia ingin menampilkan konsep ide utamanya, yaitu pencarian jati diri melalui prostitusi. Sedangkan penggambaran pelacur dalam tokoh utama Maggie dalam novel Maggie: A Girl of the Streets sangatlah berlawanan dengan tokoh Maria. Maggie digambarkan sebagai seorang gadis yang tidak berpendidikan, naif dan pasrah sampai akhirnya kematian menjemputnya. Penokohannya sangatlah negatif. Hal ini dimaksudkan oleh Crane untuk menciptakan gambaran kehidupan nyata di Amerika, khususnya di kota New York pada saat industrialisasi mulai berkembang serta bentuk sindiran secara tidak langsung terhadap zaman romantisme yang digambarkan dengan kemewahan yang elegan.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam Tugas Akhir ini, saya menganalisis karakter yang ada pada tokoh utama dalam novel Eleven Minutes karya Paulo Coelho serta Maggie: A Girl of the Streets karya Stephen Crane. Walaupun kedua tokoh utama tersebut berprofesi sama, yaitu menjadi pelacur, karakteristik yang ada pada kedua tokoh tersebut sangatlah berlawanan. Penggambaran seorang pelacur dalam tokoh utama yang bernama Maria dalam novel Eleven Minutes yang memiliki karakteristik berani, penasaran, sombong, religius, berkeinginan kuat, serta bijaksana mengundang perhatian banyak pembaca karena penggambarannya yang begitu positif. Hal ini dilakukan oleh Coelho karena ia ingin menampilkan konsep ide utamanya, yaitu pencarian jati diri melalui prostitusi. Sedangkan penggambaran pelacur dalam tokoh utama Maggie dalam novel Maggie: A Girl of the Streets sangatlah berlawanan dengan tokoh Maria. Maggie digambarkan sebagai seorang gadis yang tidak berpendidikan, naif dan pasrah sampai akhirnya kematian menjemputnya. Penokohannya sangatlah negatif. Hal ini dimaksudkan oleh Crane untuk menciptakan gambaran kehidupan nyata di Amerika, khususnya di kota New York pada saat industrialisasi mulai berkembang serta bentuk sindiran secara tidak langsung terhadap zaman romantisme yang digambarkan dengan kemewahan yang elegan.
Key concepts: Art, Girl, Humanities, Cartography, Art history, Psychology, Geography, Developmental psychology