2013Unpublished venueRequires access

The Role of Maxims in Script Incongruity in Jokes in Reader's Digest Magazines

Dhanika Dwi Arthana

Open publisher page 0 citations

Abstract

Di dalam skripsi ini, saya menganalisis sejumlah humor yang timbul karena adanya keganjilan skrip atau script incongruity, sesuai dengan teori Raskin. Kemudian, saya menganalisis topik ini lebih lanjut dengan menggunakan teori bidal atau maxim yang diperkenalkan oleh Paul Grice. Untuk penerapan teori ini, saya mengambil sejumlah data dari majalah bulanan Reader’s Digest. Berdasarkan sejumlah humor yang terdapat di dalam majalah tersebut, saya mendapati bahwa humor tersebut muncul oleh karena adanya skrip baru dan implikatur yang menyertai skrip baru tersebut. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, salah satunya ialah bidal yang paling sering dilanggar, yaitu bidal hubungan. Hal ini disebabkan oleh pelanggaran bidal hubungan yang menjadikan respon pembicara tidak berkaitan dengan situasi yang ada, sehingga menimbulkan hasil akhir implikatur yang tidak terduga dan menciptakan humor.

About this research paper

What this paper is about

Di dalam skripsi ini, saya menganalisis sejumlah humor yang timbul karena adanya keganjilan skrip atau script incongruity, sesuai dengan teori Raskin. Kemudian, saya menganalisis topik ini lebih lanjut dengan menggunakan teori bidal atau maxim yang diperkenalkan oleh Paul Grice. Untuk penerapan teori ini, saya mengambil sejumlah data dari majalah bulanan Reader’s Digest. Berdasarkan sejumlah humor yang terdapat di dalam majalah tersebut, saya mendapati bahwa humor tersebut muncul oleh karena adanya skrip baru dan implikatur yang menyertai skrip baru tersebut. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, salah satunya ialah bidal yang paling sering dilanggar, yaitu bidal hubungan. Hal ini disebabkan oleh pelanggaran bidal hubungan yang menjadikan respon pembicara tidak berkaitan dengan situasi yang ada, sehingga menimbulkan hasil akhir implikatur yang tidak terduga dan menciptakan humor.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Di dalam skripsi ini, saya menganalisis sejumlah humor yang timbul karena adanya keganjilan skrip atau script incongruity, sesuai dengan teori Raskin. Kemudian, saya menganalisis topik ini lebih lanjut dengan menggunakan teori bidal atau maxim yang diperkenalkan oleh Paul Grice. Untuk penerapan teori ini, saya mengambil sejumlah data dari majalah bulanan Reader’s Digest. Berdasarkan sejumlah humor yang terdapat di dalam majalah tersebut, saya mendapati bahwa humor tersebut muncul oleh karena adanya skrip baru dan implikatur yang menyertai skrip baru tersebut. Dari berbagai temuan yang saya dapatkan di dalam analisis ini, salah satunya ialah bidal yang paling sering dilanggar, yaitu bidal hubungan. Hal ini disebabkan oleh pelanggaran bidal hubungan yang menjadikan respon pembicara tidak berkaitan dengan situasi yang ada, sehingga menimbulkan hasil akhir implikatur yang tidak terduga dan menciptakan humor.

Key concepts: Humanities, Psychology, Psychoanalysis, Philosophy

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
The Role of Maxims in Script Incongruity in Jokes in Reader's Digest Magazines — Research Paper | ScholarLens