2006Unpublished venueRequires access

Analysis of The Theme in Fyodor Dostoevsky's 'Poor People' Through Existentialism Approach

Agnes Subana

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam tesis ini, penulis menganalisis penggambaran karakter dan aksi tokoh utama yang membantunya dalam menemukan tema didalam karya sastra melalui pendekatan Existentialism, yang lebih berfokus pada teori Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard. Existentialism adalah gerakan filosofis yang berkembang pada abad ke-20. Singkatnya, gerakan ini mengasumsikan bahwa manusia adalah makhluk yang sepenuhnya bebas untuk memilih dan bertanggung jawab terhadap hasil pilihannya itu. Sedangkan menurut paham Theistic Existentialism, kebebasan seseorang tersebut harus di pertanggungjawabkan secara pribadi kepada Tuhan. Novel Poor People karya Fyodor Dostoevsky dipilih untuk dibahas karena mengandung nilai existentialism. Dari novel ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa nilai-nilai existentialism dapat terlihat dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utamanya yang bernama Devushkin. Ia memiliki karakter berkemauan keras dalam hal memenuhi keinginan hatinya yaitu mendapatkan cinta dari seorang gadis remaja. Hal ini dapat dibuktikan dengan aksinya yang berani merelakan seluruh harta yang dimilikinya, mempengaruhi pikiran gadis itu dengan cara yang tidak sesuai dengan ajaran Tuhan, dan tidak memperdulikan cemoohan dari masyarakat sekitar yang menganggap cintanya itu adalah hal yang tabu. Pada akhirnya, aksi yang ia lakukan menimbulkan konsekuensi yang sangat berat untuk ditanggung sehingga membuatnya teringat kembali akan Tuhan dan menyadari bahwa tingkah lakunya itu telah menyimpang. Setelah kembali ke jalan Tuhan, tokoh utama ini dapat mengatasi beban tersebut dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utama beserta proses kembalinya ke jalan Tuhan, penulis dapat menyimpulkan bahwa tema dari novel ini adalah: Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, seseorang harus dapat mempergunakan kebebasannya sesuai dengan ajaran Tuhan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain itu, proses kembalinya tokoh utama ke jalan Tuhan dapat menunjukkan nilai Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard yang menjadi pokok pembahasan dalam novel ini.

About this research paper

What this paper is about

Dalam tesis ini, penulis menganalisis penggambaran karakter dan aksi tokoh utama yang membantunya dalam menemukan tema didalam karya sastra melalui pendekatan Existentialism, yang lebih berfokus pada teori Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard. Existentialism adalah gerakan filosofis yang berkembang pada abad ke-20. Singkatnya, gerakan ini mengasumsikan bahwa manusia adalah makhluk yang sepenuhnya bebas untuk memilih dan bertanggung jawab terhadap hasil pilihannya itu. Sedangkan menurut paham Theistic Existentialism, kebebasan seseorang tersebut harus di pertanggungjawabkan secara pribadi kepada Tuhan. Novel Poor People karya Fyodor Dostoevsky dipilih untuk dibahas karena mengandung nilai existentialism. Dari novel ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa nilai-nilai existentialism dapat terlihat dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utamanya yang bernama Devushkin. Ia memiliki karakter berkemauan keras dalam hal memenuhi keinginan hatinya yaitu mendapatkan cinta dari seorang gadis remaja. Hal ini dapat dibuktikan dengan aksinya yang berani merelakan seluruh harta yang dimilikinya, mempengaruhi pikiran gadis itu dengan cara yang tidak sesuai dengan ajaran Tuhan, dan tidak memperdulikan cemoohan dari masyarakat sekitar yang menganggap cintanya itu adalah hal yang tabu. Pada akhirnya, aksi yang ia lakukan menimbulkan konsekuensi yang sangat berat untuk ditanggung sehingga membuatnya teringat kembali akan Tuhan dan menyadari bahwa tingkah lakunya itu telah menyimpang. Setelah kembali ke jalan Tuhan, tokoh utama ini dapat mengatasi beban tersebut dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utama beserta proses kembalinya ke jalan Tuhan, penulis dapat menyimpulkan bahwa tema dari novel ini adalah: Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, seseorang harus dapat mempergunakan kebebasannya sesuai dengan ajaran Tuhan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain itu, proses kembalinya tokoh utama ke jalan Tuhan dapat menunjukkan nilai Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard yang menjadi pokok pembahasan dalam novel ini.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam tesis ini, penulis menganalisis penggambaran karakter dan aksi tokoh utama yang membantunya dalam menemukan tema didalam karya sastra melalui pendekatan Existentialism, yang lebih berfokus pada teori Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard. Existentialism adalah gerakan filosofis yang berkembang pada abad ke-20. Singkatnya, gerakan ini mengasumsikan bahwa manusia adalah makhluk yang sepenuhnya bebas untuk memilih dan bertanggung jawab terhadap hasil pilihannya itu. Sedangkan menurut paham Theistic Existentialism, kebebasan seseorang tersebut harus di pertanggungjawabkan secara pribadi kepada Tuhan. Novel Poor People karya Fyodor Dostoevsky dipilih untuk dibahas karena mengandung nilai existentialism. Dari novel ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa nilai-nilai existentialism dapat terlihat dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utamanya yang bernama Devushkin. Ia memiliki karakter berkemauan keras dalam hal memenuhi keinginan hatinya yaitu mendapatkan cinta dari seorang gadis remaja. Hal ini dapat dibuktikan dengan aksinya yang berani merelakan seluruh harta yang dimilikinya, mempengaruhi pikiran gadis itu dengan cara yang tidak sesuai dengan ajaran Tuhan, dan tidak memperdulikan cemoohan dari masyarakat sekitar yang menganggap cintanya itu adalah hal yang tabu. Pada akhirnya, aksi yang ia lakukan menimbulkan konsekuensi yang sangat berat untuk ditanggung sehingga membuatnya teringat kembali akan Tuhan dan menyadari bahwa tingkah lakunya itu telah menyimpang. Setelah kembali ke jalan Tuhan, tokoh utama ini dapat mengatasi beban tersebut dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dari penggambaran karakter dan aksi tokoh utama beserta proses kembalinya ke jalan Tuhan, penulis dapat menyimpulkan bahwa tema dari novel ini adalah: Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, seseorang harus dapat mempergunakan kebebasannya sesuai dengan ajaran Tuhan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain itu, proses kembalinya tokoh utama ke jalan Tuhan dapat menunjukkan nilai Theistic Existentialism dari Soren Kierkegaard yang menjadi pokok pembahasan dalam novel ini.

Key concepts: Humanities, Existentialism, Art, Philosophy, Epistemology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis of The Theme in Fyodor Dostoevsky's 'Poor People' Through Existentialism Approach — Research Paper | ScholarLens