Analysis of Freedom Through The Protagonists By Using Feminism in Zora Neale Hurston's 'Their Eyes Were Watching God' and Toni Morrison's 'Beloved'
Irma Febriyanti
Abstract
Irma Febriyanti
Abstract
Dalam penulisan skripsi ini saya menganalisis dua novel berjudul Their Eyes Were Watching God karya Zora Neale Hurston dan Beloved karya Toni Morrison, kedua novel tersebut ternyata menyimpan makna yang dalam mengenai arti kebebasan bagi para wanita. Menurut Hurston dan Morrison, kebebasan para tokoh protagonis di dalam kedua novel tersebut ternyata berawal dari berbagai batasan dan subordinasi pria terhadap wanita. Tentu saja, hal-hal tersebut membuat arti kebebasan menjadi semakin besar dan sulit untuk dicapai. Kehidupan manusia, pria dan wanita, memang sudah selayaknya dibedakan secara biologis, tetapi pada kenyataannya kedua gender ini pun tetap memiliki perbedaan status secara sosial yang cenderung bersifat patriakal. Telah dikatakan oleh para feminis bahwa kaum pria cenderung meredam hak-hak, kekuatan, dan kesempatan kaum wanita untuk berkembang seperti layaknya kaum pria. Tindakan subordinasi terhadap kaum wanita ini kemudian menimbulkan keinginan-keinginan pembebasan wanita oleh kaum wanita itu sendiri. Konsep pembebasan diri ini akan memiliki akhir yang berbeda di akhir analisis saya. Novel tersebut pada intinya mengetengahkan keinginan-keinginan dalam diri seseorang yang berlawanan dengan aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat patriakal. Dengan keadaan seperti itu, pemuasan keinginan-keinginan tersebut berpengaruh pada penghargaan kehidupan orang itu sendiri. Analisis dilakukan untuk menemukan kebebasan apa yang dicari seorang wanita melalui karakteristik kedua tokoh protagonis dengan pendekatan feminisme agar pembaca dapat mengetahui makna kebebasan bagi seorang wanita yang ingin disampaikan oleh si pengarang. Dari hasil analisis terhadap kedua novel tersebut saya berkesimpulan bahwa kebebasan yang dicari oleh para tokoh protagonis wanita ini adalah kebebasan dari pasangan hidup dan kebebasan dari rasa bersalah.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam penulisan skripsi ini saya menganalisis dua novel berjudul Their Eyes Were Watching God karya Zora Neale Hurston dan Beloved karya Toni Morrison, kedua novel tersebut ternyata menyimpan makna yang dalam mengenai arti kebebasan bagi para wanita. Menurut Hurston dan Morrison, kebebasan para tokoh protagonis di dalam kedua novel tersebut ternyata berawal dari berbagai batasan dan subordinasi pria terhadap wanita. Tentu saja, hal-hal tersebut membuat arti kebebasan menjadi semakin besar dan sulit untuk dicapai. Kehidupan manusia, pria dan wanita, memang sudah selayaknya dibedakan secara biologis, tetapi pada kenyataannya kedua gender ini pun tetap memiliki perbedaan status secara sosial yang cenderung bersifat patriakal. Telah dikatakan oleh para feminis bahwa kaum pria cenderung meredam hak-hak, kekuatan, dan kesempatan kaum wanita untuk berkembang seperti layaknya kaum pria. Tindakan subordinasi terhadap kaum wanita ini kemudian menimbulkan keinginan-keinginan pembebasan wanita oleh kaum wanita itu sendiri. Konsep pembebasan diri ini akan memiliki akhir yang berbeda di akhir analisis saya. Novel tersebut pada intinya mengetengahkan keinginan-keinginan dalam diri seseorang yang berlawanan dengan aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat patriakal. Dengan keadaan seperti itu, pemuasan keinginan-keinginan tersebut berpengaruh pada penghargaan kehidupan orang itu sendiri. Analisis dilakukan untuk menemukan kebebasan apa yang dicari seorang wanita melalui karakteristik kedua tokoh protagonis dengan pendekatan feminisme agar pembaca dapat mengetahui makna kebebasan bagi seorang wanita yang ingin disampaikan oleh si pengarang. Dari hasil analisis terhadap kedua novel tersebut saya berkesimpulan bahwa kebebasan yang dicari oleh para tokoh protagonis wanita ini adalah kebebasan dari pasangan hidup dan kebebasan dari rasa bersalah.
Key concepts: Humanities, Art