2008Unpublished venueRequires access

The Role of Conversational Implicature Generated By Flouting The Gricean Maxims In Jokes

Sandra Sandra

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam skripsi ini saya membahas implikatur atau makna yang tersirat yang dapat menciptakan hal-hal yang lucu melalui percakapan yang ditemukan dalam lelucon dalam bahasa Inggris. Humor dapat dibangun dengan menggunakan ujaran atau ungkapan yang sebenarnya mempunyai arti yang tersirat. Agar dapat lebih menikmati lelucon, sebagai pembaca, kita harus lebih memperhatikan bahasa yang digunakan di dalam cerita tersebut, termasuk jika membaca lelucon dalam bahasa Inggris. Dalam menciptakan humor dalam sebuah cerita, hal yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam suatu pembicaraan di dalam cerita itu sering digunakan sebagai alat untuk membangun kelucuan. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis humor-humor tersebut adalah Pragmatik, khususnya teori Grice tentang bidal. Dari hasil penelitian saya dapat disimpulkan bahwa dalam suatu lelucon, kesalahpahaman sangat efektif dalam menciptakan hal-hal yang lucu. Penulis cerita humor juga sering menggunakan permainan kata dan membuat ucapan-ucapan yang mengandung makna yang tersirat, sehingga terjadi kesalahpahaman antara apa yang dikatakan dan apa yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam cerita tersebut.

About this research paper

What this paper is about

Dalam skripsi ini saya membahas implikatur atau makna yang tersirat yang dapat menciptakan hal-hal yang lucu melalui percakapan yang ditemukan dalam lelucon dalam bahasa Inggris. Humor dapat dibangun dengan menggunakan ujaran atau ungkapan yang sebenarnya mempunyai arti yang tersirat. Agar dapat lebih menikmati lelucon, sebagai pembaca, kita harus lebih memperhatikan bahasa yang digunakan di dalam cerita tersebut, termasuk jika membaca lelucon dalam bahasa Inggris. Dalam menciptakan humor dalam sebuah cerita, hal yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam suatu pembicaraan di dalam cerita itu sering digunakan sebagai alat untuk membangun kelucuan. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis humor-humor tersebut adalah Pragmatik, khususnya teori Grice tentang bidal. Dari hasil penelitian saya dapat disimpulkan bahwa dalam suatu lelucon, kesalahpahaman sangat efektif dalam menciptakan hal-hal yang lucu. Penulis cerita humor juga sering menggunakan permainan kata dan membuat ucapan-ucapan yang mengandung makna yang tersirat, sehingga terjadi kesalahpahaman antara apa yang dikatakan dan apa yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam cerita tersebut.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam skripsi ini saya membahas implikatur atau makna yang tersirat yang dapat menciptakan hal-hal yang lucu melalui percakapan yang ditemukan dalam lelucon dalam bahasa Inggris. Humor dapat dibangun dengan menggunakan ujaran atau ungkapan yang sebenarnya mempunyai arti yang tersirat. Agar dapat lebih menikmati lelucon, sebagai pembaca, kita harus lebih memperhatikan bahasa yang digunakan di dalam cerita tersebut, termasuk jika membaca lelucon dalam bahasa Inggris. Dalam menciptakan humor dalam sebuah cerita, hal yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam suatu pembicaraan di dalam cerita itu sering digunakan sebagai alat untuk membangun kelucuan. Pendekatan linguistik yang digunakan dalam menganalisis humor-humor tersebut adalah Pragmatik, khususnya teori Grice tentang bidal. Dari hasil penelitian saya dapat disimpulkan bahwa dalam suatu lelucon, kesalahpahaman sangat efektif dalam menciptakan hal-hal yang lucu. Penulis cerita humor juga sering menggunakan permainan kata dan membuat ucapan-ucapan yang mengandung makna yang tersirat, sehingga terjadi kesalahpahaman antara apa yang dikatakan dan apa yang ditangkap oleh karakter-karakter dalam cerita tersebut.

Key concepts: Humanities, Implicature, Art, Psychology, Philosophy, Linguistics, Pragmatics

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
The Role of Conversational Implicature Generated By Flouting The Gricean Maxims In Jokes — Research Paper | ScholarLens