Portrayal of The Protagonist's Characteristics in J.D.Salinger's 'The Catcher in The Rye'
Edi Liuanto
Abstract
Edi Liuanto
Abstract
Dalam Tugas Akhir ini, penulis membahas novel karya Jerome David Salinger yang berjudul The Catcher in the Rye melalui karakter sang protagonis. Novel tersebut pada intinya mengetengahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang remaja dalam menuju ke kedewasaan, ketika ia harus bergumul menghadapi berbagai macam perubahan dalam hampir semua aspek kehidupannya. Tokoh tersebut tidak mampu bersosialisasi karena menurutnya dunia kedewasaan ternyata dipenuhi dengan kepura-puraan dan kepalsuan. Kegagalannya membuat dia menjadi seseorang yang tertekan. Oleh karena alasan-alasan tersebut maka penulis memilih untuk membahas karakter protagonis dalam novel The Catcher In The Rye J.D. Salinger menjadikan protagonis dalam novel ini sebagai pengkritik terhadap kebobrokan dan keegoisan masyarakat Amerika pada zaman itu yang lebih mementingkan materi di atas segalanya. Oleh karena itu, orang-orang berlomba mencari harta materi dan mengorbankan hal lainnya dalam kehidupan mereka, seperti keluarga dan kebahagiaan mereka sendiri. Setelah membaca novel ini dengan seksama maka penulis menyadari bahwa walaupun seseorang hidup bergelimang harta dan materi, hal tersebut tidak akan menjamin kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan yang sesungguhnya hanya berasal dari dalam diri kita.
A significance statement is not available in the OpenAlex record.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Dalam Tugas Akhir ini, penulis membahas novel karya Jerome David Salinger yang berjudul The Catcher in the Rye melalui karakter sang protagonis. Novel tersebut pada intinya mengetengahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh seorang remaja dalam menuju ke kedewasaan, ketika ia harus bergumul menghadapi berbagai macam perubahan dalam hampir semua aspek kehidupannya. Tokoh tersebut tidak mampu bersosialisasi karena menurutnya dunia kedewasaan ternyata dipenuhi dengan kepura-puraan dan kepalsuan. Kegagalannya membuat dia menjadi seseorang yang tertekan. Oleh karena alasan-alasan tersebut maka penulis memilih untuk membahas karakter protagonis dalam novel The Catcher In The Rye J.D. Salinger menjadikan protagonis dalam novel ini sebagai pengkritik terhadap kebobrokan dan keegoisan masyarakat Amerika pada zaman itu yang lebih mementingkan materi di atas segalanya. Oleh karena itu, orang-orang berlomba mencari harta materi dan mengorbankan hal lainnya dalam kehidupan mereka, seperti keluarga dan kebahagiaan mereka sendiri. Setelah membaca novel ini dengan seksama maka penulis menyadari bahwa walaupun seseorang hidup bergelimang harta dan materi, hal tersebut tidak akan menjamin kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan yang sesungguhnya hanya berasal dari dalam diri kita.
Key concepts: Humanities, Art