2018Unpublished venueRequires access

Woman Struggle in Timothy Shay Arthur’s an Angel inDisguise, Little Lizzie and Coffee vs. Brandy

Nadia Arzya Safira

Open publisher page 0 citations

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas perjuangan wanita dalam karya Timothy Shay Arthur yang berjudul An Angel in Disguise, Little Lizzie, dan Coffee vs. Brandy. Tujuan-tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan perjuangan wanita pada tokoh-tokoh utama dan menujukkan pengaruh perjuangan tokoh-tokoh utama terhadap tokoh-tokoh lain. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah karakter dan pemeranan yang digunakan untuk menemukan pengaruh-pengaruh terhadap tokoh lain dan perjuangan wanita untuk menjelaskan perjungan dari tokoh-tokoh utama. Sedangkan metode penelitian ini dikatakan sebagai deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Ada dua pendekatan yang diterapkan dalam analisa yaitu pendekatan psikologis dan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perjuangan-perjuangan wanita yang terdapat dalam cerita tokoh Maggie dalam An Angel in Disguise yaitu, menerima kematian Ibu, menjadi percaya diri untuk hidup sendiri, bertahan dari kelumpuhan, dan menjadi tangguh untuk mendapatkan keluarga sejati. Sementara itu, cerita Lizzie dalam Little Lizzie melalui perjuangan dari menjadi kuat dari kekecewaan dan menghadapi Tuan Leslie untuk berhenti menjadi pemabuk. Selain itu, Nyonya Eldridge dalam cerita Coffee vs. Brandy berjuang untuk mengganti tradisi kuno dan mengubah pikiran untuk mempengaruhi Tuan Eldridge. Selanjutnya, perjuangan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut memperngaruhi tokoh lain. Maggie memperngaruhi Tuan dan Nyonya Joe Thompson menjadi orang tua angkat. Lizzie membuat Ayah dan Ibunya belajar betapa pentingnya keluarga. Pada akhirnya, Nyonya Eldridge mempengaruhi suaminya untuk memiliki pemikiran terbuka dan membuat anaknya menjadi orang yang lebih baik. Kesimpulannya, perjuangan wanita yang paling menonjol dari keseluruhan cerita adalah Maggie dan yang lebih sedikit menonjol adalah Nyonya Eldridge

About this research paper

What this paper is about

Penelitian ini bertujuan untuk membahas perjuangan wanita dalam karya Timothy Shay Arthur yang berjudul An Angel in Disguise, Little Lizzie, dan Coffee vs. Brandy. Tujuan-tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan perjuangan wanita pada tokoh-tokoh utama dan menujukkan pengaruh perjuangan tokoh-tokoh utama terhadap tokoh-tokoh lain. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah karakter dan pemeranan yang digunakan untuk menemukan pengaruh-pengaruh terhadap tokoh lain dan perjuangan wanita untuk menjelaskan perjungan dari tokoh-tokoh utama. Sedangkan metode penelitian ini dikatakan sebagai deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Ada dua pendekatan yang diterapkan dalam analisa yaitu pendekatan psikologis dan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perjuangan-perjuangan wanita yang terdapat dalam cerita tokoh Maggie dalam An Angel in Disguise yaitu, menerima kematian Ibu, menjadi percaya diri untuk hidup sendiri, bertahan dari kelumpuhan, dan menjadi tangguh untuk mendapatkan keluarga sejati. Sementara itu, cerita Lizzie dalam Little Lizzie melalui perjuangan dari menjadi kuat dari kekecewaan dan menghadapi Tuan Leslie untuk berhenti menjadi pemabuk. Selain itu, Nyonya Eldridge dalam cerita Coffee vs. Brandy berjuang untuk mengganti tradisi kuno dan mengubah pikiran untuk mempengaruhi Tuan Eldridge. Selanjutnya, perjuangan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut memperngaruhi tokoh lain. Maggie memperngaruhi Tuan dan Nyonya Joe Thompson menjadi orang tua angkat. Lizzie membuat Ayah dan Ibunya belajar betapa pentingnya keluarga. Pada akhirnya, Nyonya Eldridge mempengaruhi suaminya untuk memiliki pemikiran terbuka dan membuat anaknya menjadi orang yang lebih baik. Kesimpulannya, perjuangan wanita yang paling menonjol dari keseluruhan cerita adalah Maggie dan yang lebih sedikit menonjol adalah Nyonya Eldridge

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas perjuangan wanita dalam karya Timothy Shay Arthur yang berjudul An Angel in Disguise, Little Lizzie, dan Coffee vs. Brandy. Tujuan-tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan perjuangan wanita pada tokoh-tokoh utama dan menujukkan pengaruh perjuangan tokoh-tokoh utama terhadap tokoh-tokoh lain. Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah karakter dan pemeranan yang digunakan untuk menemukan pengaruh-pengaruh terhadap tokoh lain dan perjuangan wanita untuk menjelaskan perjungan dari tokoh-tokoh utama. Sedangkan metode penelitian ini dikatakan sebagai deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Ada dua pendekatan yang diterapkan dalam analisa yaitu pendekatan psikologis dan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perjuangan-perjuangan wanita yang terdapat dalam cerita tokoh Maggie dalam An Angel in Disguise yaitu, menerima kematian Ibu, menjadi percaya diri untuk hidup sendiri, bertahan dari kelumpuhan, dan menjadi tangguh untuk mendapatkan keluarga sejati. Sementara itu, cerita Lizzie dalam Little Lizzie melalui perjuangan dari menjadi kuat dari kekecewaan dan menghadapi Tuan Leslie untuk berhenti menjadi pemabuk. Selain itu, Nyonya Eldridge dalam cerita Coffee vs. Brandy berjuang untuk mengganti tradisi kuno dan mengubah pikiran untuk mempengaruhi Tuan Eldridge. Selanjutnya, perjuangan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut memperngaruhi tokoh lain. Maggie memperngaruhi Tuan dan Nyonya Joe Thompson menjadi orang tua angkat. Lizzie membuat Ayah dan Ibunya belajar betapa pentingnya keluarga. Pada akhirnya, Nyonya Eldridge mempengaruhi suaminya untuk memiliki pemikiran terbuka dan membuat anaknya menjadi orang yang lebih baik. Kesimpulannya, perjuangan wanita yang paling menonjol dari keseluruhan cerita adalah Maggie dan yang lebih sedikit menonjol adalah Nyonya Eldridge

Key concepts: Art, Humanities

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Woman Struggle in Timothy Shay Arthur’s an Angel inDisguise, Little Lizzie and Coffee vs. Brandy — Research Paper | ScholarLens