2021Unpublished venueRequires access

Hybridity And Mimicry Of Major Character In "Crazy Rich Asian" Novel By Kevin Kwan: Postcolonial Approach

Yolanda Viviani

Open publisher page 0 citations

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hibriditas dan mimikri yang ditampilkan dalam karakter novel Crazy Rich Asian karya Kevin Kwan. Karakter yang dianalisis adalah Rachel Chu, Astrid Leong, Nickholas Young, Eleanor Young, dan Eddie Cheng. Penelitian ini menggunakan pendekatan Postkolonial Homi K. Bhabha dengan teori hibriditas dan mimikri sebagai fokus utamanya. Studi ini dilakukan untuk menunjukkan hibriditas dan mimikri yang terjadi pada orang Asia yang digambarkan melalui karakter novel. Hibriditas terjadi karena krisis identitas budaya yang diderita oleh para karakter karena mereka tumbuh dalam masyarakat yang berbeda budaya. Para karakter menjadi bingung dan akhirnya mereka melakukan tindakan mimikri untuk beradaptasi dan meniru budaya di sekitar mereka dan menjadikan budaya tersebut sebagai bagian dari budaya mereka sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dalam bentuk kalimat, percakapan dan narasi yang berkaitan dengan para tokoh. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan teori postkolonialisme Homi K. Bhabha dengan berfokuskan kepada hibriditas dan mimikri. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan dua macam hibriditas yang dilakukan oleh para karakter, yaitu hibriditas etika dan gaya hidup. Peneliti juga menemukan dua macam mimikiri yang dilakukan oleh para karakter yaitu peniruan dalam bahasa dan peniruan dalam gaya hidup.

About this research paper

What this paper is about

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hibriditas dan mimikri yang ditampilkan dalam karakter novel Crazy Rich Asian karya Kevin Kwan. Karakter yang dianalisis adalah Rachel Chu, Astrid Leong, Nickholas Young, Eleanor Young, dan Eddie Cheng. Penelitian ini menggunakan pendekatan Postkolonial Homi K. Bhabha dengan teori hibriditas dan mimikri sebagai fokus utamanya. Studi ini dilakukan untuk menunjukkan hibriditas dan mimikri yang terjadi pada orang Asia yang digambarkan melalui karakter novel. Hibriditas terjadi karena krisis identitas budaya yang diderita oleh para karakter karena mereka tumbuh dalam masyarakat yang berbeda budaya. Para karakter menjadi bingung dan akhirnya mereka melakukan tindakan mimikri untuk beradaptasi dan meniru budaya di sekitar mereka dan menjadikan budaya tersebut sebagai bagian dari budaya mereka sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dalam bentuk kalimat, percakapan dan narasi yang berkaitan dengan para tokoh. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan teori postkolonialisme Homi K. Bhabha dengan berfokuskan kepada hibriditas dan mimikri. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan dua macam hibriditas yang dilakukan oleh para karakter, yaitu hibriditas etika dan gaya hidup. Peneliti juga menemukan dua macam mimikiri yang dilakukan oleh para karakter yaitu peniruan dalam bahasa dan peniruan dalam gaya hidup.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hibriditas dan mimikri yang ditampilkan dalam karakter novel Crazy Rich Asian karya Kevin Kwan. Karakter yang dianalisis adalah Rachel Chu, Astrid Leong, Nickholas Young, Eleanor Young, dan Eddie Cheng. Penelitian ini menggunakan pendekatan Postkolonial Homi K. Bhabha dengan teori hibriditas dan mimikri sebagai fokus utamanya. Studi ini dilakukan untuk menunjukkan hibriditas dan mimikri yang terjadi pada orang Asia yang digambarkan melalui karakter novel. Hibriditas terjadi karena krisis identitas budaya yang diderita oleh para karakter karena mereka tumbuh dalam masyarakat yang berbeda budaya. Para karakter menjadi bingung dan akhirnya mereka melakukan tindakan mimikri untuk beradaptasi dan meniru budaya di sekitar mereka dan menjadikan budaya tersebut sebagai bagian dari budaya mereka sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dalam bentuk kalimat, percakapan dan narasi yang berkaitan dengan para tokoh. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan teori postkolonialisme Homi K. Bhabha dengan berfokuskan kepada hibriditas dan mimikri. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan dua macam hibriditas yang dilakukan oleh para karakter, yaitu hibriditas etika dan gaya hidup. Peneliti juga menemukan dua macam mimikiri yang dilakukan oleh para karakter yaitu peniruan dalam bahasa dan peniruan dalam gaya hidup.

Key concepts: Humanities, Art

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Hybridity And Mimicry Of Major Character In "Crazy Rich Asian" Novel By Kevin Kwan: Postcolonial Approach — Research Paper | ScholarLens