2014•Unpublished venueRequires access

METODE PENELITIAN Kuantitatif, Kualitatif dan R&D

Sugiyono Sugiyono

Open publisher page 14,617 citations

Abstract

Buku ini memukakan tiga metode yaitu kuantitatif, kualitatif, penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D). Metode kuantitatif cocok digunakan untuk penelitian pada populasi yang luas, permasalahan sudah jelas, teramati, terukur, dan peneliti bermaksud menguji hipotesis. Metode penelitian kualitatif cocok digunakan terutama bila permasalahan masih remang-remang bahkan gelap, peneliti bermaksud ingin memahami secara mendalam suatu situasi sosial yang kompleks, penuh mengkontruksi fenomena sosial yang rumit, menemukan hipotesis dan teori. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) digunakan apabila peneliti bermaksud menghasilkan produk tertentu, dan sekaligus menguji keefektifan produk tersebut. Dengan metode R&D diharapkan dapat ditemukan dan diuji masyarakat. Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Perbedaan kedua metode tersebut, tidak semata-mata yang satu pakai angka dan yang lain tidak. perbedaan kedua metode tersebut meliputi aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitin kualitatif bersifat induktif.Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan, karena justru satu sama lain saling melengkapi

About this research paper

What this paper is about

Buku ini memukakan tiga metode yaitu kuantitatif, kualitatif, penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D). Metode kuantitatif cocok digunakan untuk penelitian pada populasi yang luas, permasalahan sudah jelas, teramati, terukur, dan peneliti bermaksud menguji hipotesis. Metode penelitian kualitatif cocok digunakan terutama bila permasalahan masih remang-remang bahkan gelap, peneliti bermaksud ingin memahami secara mendalam suatu situasi sosial yang kompleks, penuh mengkontruksi fenomena sosial yang rumit, menemukan hipotesis dan teori. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) digunakan apabila peneliti bermaksud menghasilkan produk tertentu, dan sekaligus menguji keefektifan produk tersebut. Dengan metode R&D diharapkan dapat ditemukan dan diuji masyarakat. Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Perbedaan kedua metode tersebut, tidak semata-mata yang satu pakai angka dan yang lain tidak. perbedaan kedua metode tersebut meliputi aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitin kualitatif bersifat induktif.Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan, karena justru satu sama lain saling melengkapi

Why it matters

OpenAlex reports 14617 citations for this work. Citation counts describe recorded attention and do not establish research quality.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Buku ini memukakan tiga metode yaitu kuantitatif, kualitatif, penelitian dan pengembangan (research and development/ R&D). Metode kuantitatif cocok digunakan untuk penelitian pada populasi yang luas, permasalahan sudah jelas, teramati, terukur, dan peneliti bermaksud menguji hipotesis. Metode penelitian kualitatif cocok digunakan terutama bila permasalahan masih remang-remang bahkan gelap, peneliti bermaksud ingin memahami secara mendalam suatu situasi sosial yang kompleks, penuh mengkontruksi fenomena sosial yang rumit, menemukan hipotesis dan teori. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) digunakan apabila peneliti bermaksud menghasilkan produk tertentu, dan sekaligus menguji keefektifan produk tersebut. Dengan metode R&D diharapkan dapat ditemukan dan diuji masyarakat. Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive, dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Perbedaan kedua metode tersebut, tidak semata-mata yang satu pakai angka dan yang lain tidak. perbedaan kedua metode tersebut meliputi aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitin kualitatif bersifat induktif.Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan, karena justru satu sama lain saling melengkapi

Key concepts: Humanities, Art

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
METODE PENELITIAN Kuantitatif, Kualitatif dan R&D — Research Paper | ScholarLens