IMPROVING HAEMATOLOGICAL PROFILE OF CATFISH (PANGASIUS HYPOPHTHALMUS) DUE TO ADDITION OF HERBAL SUPPLEMENTS IN FEED
Henni Syawal, Morina Riauwaty, Etri Nopilita
Abstract
Open-access reader
Henni Syawal, Morina Riauwaty, Etri Nopilita
Abstract
Open-access reader
Peningkatan keamanan pangan menggunakan bahan alami, seperti kunyit, kencur, dan temulawak sebagai suplemen pada pakan disebabkan karena bahan tersebut memiliki sifat yang ramah lingkungan, biodegradable, dan mudah ditemukan di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis suplemen herbal dan padat tebar yang efektif dalam meningkatkan status kesehatan ikan ditinjau dari profil hematologis. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Perlakuan yang diberikan adalah dosis suplemen herbal (D1= 100 mL/kg pakan, D2= 200 mL/kg pakan, dan D3 = 300 mL/kg pakan) dan padat tebar ikan P1 = 50 ekor/ m3 dan P2 = 75 ekor/ m3. Ikan patin (Pangasius hypophthalmus) yang digunakan berukuran 8-12 cm, pemeliharaan dilakukan selama 60 hari di keramba jaring apung berukuran 1,5x1x1m. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak tiga kali, yakni sebelum perlakuan, kedua pada hari ke-30 dan hari ke-60 pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dosis suplemen herbal 200 mL/kg pakan dan padat tebar 75 ekor/m3 yang dipelihara selama 60 hari memberikan hasil tertinggi terhadap profil hematologis, yaitu total eritrosit sebesar 2,81 x 106 sel/mm3, nilai hematokrit 39,00%, kadar hemoglobin 10,73 g/dL, total leukosit 11,41 x 104 sel/mm3 dan kelulusanhidup 100%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi padat tebar 75 ekor/m3 dan dosis suplemen herbal 200 mL/kg pakan adalah yang terbaik untuk peningkatan kesehatan ikan patin.
OpenAlex reports 11 citations for this work. Citation counts describe recorded attention and do not establish research quality.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Peningkatan keamanan pangan menggunakan bahan alami, seperti kunyit, kencur, dan temulawak sebagai suplemen pada pakan disebabkan karena bahan tersebut memiliki sifat yang ramah lingkungan, biodegradable, dan mudah ditemukan di alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis suplemen herbal dan padat tebar yang efektif dalam meningkatkan status kesehatan ikan ditinjau dari profil hematologis. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Perlakuan yang diberikan adalah dosis suplemen herbal (D1= 100 mL/kg pakan, D2= 200 mL/kg pakan, dan D3 = 300 mL/kg pakan) dan padat tebar ikan P1 = 50 ekor/ m3 dan P2 = 75 ekor/ m3. Ikan patin (Pangasius hypophthalmus) yang digunakan berukuran 8-12 cm, pemeliharaan dilakukan selama 60 hari di keramba jaring apung berukuran 1,5x1x1m. Pengambilan sampel darah dilakukan sebanyak tiga kali, yakni sebelum perlakuan, kedua pada hari ke-30 dan hari ke-60 pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dosis suplemen herbal 200 mL/kg pakan dan padat tebar 75 ekor/m3 yang dipelihara selama 60 hari memberikan hasil tertinggi terhadap profil hematologis, yaitu total eritrosit sebesar 2,81 x 106 sel/mm3, nilai hematokrit 39,00%, kadar hemoglobin 10,73 g/dL, total leukosit 11,41 x 104 sel/mm3 dan kelulusanhidup 100%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi padat tebar 75 ekor/m3 dan dosis suplemen herbal 200 mL/kg pakan adalah yang terbaik untuk peningkatan kesehatan ikan patin.
Key concepts: Animal science, Biology, Chemistry