In Vitro Propagation of Lily (Lilium longiflorum Thunb.) with Growth Regulators BAP and NAA
Ni Wayan Deswiniyanti, Ni Kadek Dwipayani Lestari, Ida Ayu Astarini, Yunita Hardini
Abstract
Open-access reader
Ni Wayan Deswiniyanti, Ni Kadek Dwipayani Lestari, Ida Ayu Astarini, Yunita Hardini
Abstract
Open-access reader
Tanaman lili (Lilium longiflorum Thunb.) merupakan tanaman hias dan bunga potong. Permintaan bunga potong lili sangat menjanjikan tetapi ketersediaan bibit masih terbatas. Penelitian ini terdiri dari perkecambahan biji lili secara in vitro pada media ½ Murashige & Skoog (MS), multiplikasi bagian eksplan pangkal dan ujung tunas pada berbagai perlakuan media MS kombinasi ZPT BAP dan NAA. Tujuannya untuk mendapatkan kombinasi media yang tepat dan mengetahui persentase tertinggi bagian eksplan yang mampu tumbuh tunas, akar dan kalus. Kombinasi media MS dengan BAP dan NAA yaitu (a) kontrol 0:0 mg L-1, (b) 0:0.1 mg L-1, (c) 0:1 mg L-1, (d) 0.1:0 mg L-1, (e) 0.1:0.1 mg L-1, (f) 0.1:1 mg L-1, (g) 1:0 mg L-1, (h) 0.1:1 mg L-1, (i) 1;1 mg L-1. Penelitian ini disusun dalam RAL faktorial dua faktor yaitu kombinasi pemberian BAP dan NAA, multiplikasi eksplan bagian pangkal dan ujung tunas. Biji lili mampu berkecambah sebanyak 58%. Media c dan i yang mampu menginduksi eksplan untuk tumbuh tunas, akar dan kalus. Media c mampu menginduksi tunas, akar dan kalus, media i mampu menginduksi akar dan kalus. Persentase respon pertumbuhan eksplan bagian pangkal tunas yaitu pertumbuhan tunas 11.1% dan akar 13.3%, sedangkan eksplan bagian ujung tunas menunjukkan pertumbuhan akar 6.7% tanpa pertumbuhan tunas. Pertumbuhan kalus menunjukkan hasil yang sama pada eksplan pangkal dan ujung tunas yaitu 4.4%.
OpenAlex reports 3 citations for this work. Citation counts describe recorded attention and do not establish research quality.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Tanaman lili (Lilium longiflorum Thunb.) merupakan tanaman hias dan bunga potong. Permintaan bunga potong lili sangat menjanjikan tetapi ketersediaan bibit masih terbatas. Penelitian ini terdiri dari perkecambahan biji lili secara in vitro pada media ½ Murashige & Skoog (MS), multiplikasi bagian eksplan pangkal dan ujung tunas pada berbagai perlakuan media MS kombinasi ZPT BAP dan NAA. Tujuannya untuk mendapatkan kombinasi media yang tepat dan mengetahui persentase tertinggi bagian eksplan yang mampu tumbuh tunas, akar dan kalus. Kombinasi media MS dengan BAP dan NAA yaitu (a) kontrol 0:0 mg L-1, (b) 0:0.1 mg L-1, (c) 0:1 mg L-1, (d) 0.1:0 mg L-1, (e) 0.1:0.1 mg L-1, (f) 0.1:1 mg L-1, (g) 1:0 mg L-1, (h) 0.1:1 mg L-1, (i) 1;1 mg L-1. Penelitian ini disusun dalam RAL faktorial dua faktor yaitu kombinasi pemberian BAP dan NAA, multiplikasi eksplan bagian pangkal dan ujung tunas. Biji lili mampu berkecambah sebanyak 58%. Media c dan i yang mampu menginduksi eksplan untuk tumbuh tunas, akar dan kalus. Media c mampu menginduksi tunas, akar dan kalus, media i mampu menginduksi akar dan kalus. Persentase respon pertumbuhan eksplan bagian pangkal tunas yaitu pertumbuhan tunas 11.1% dan akar 13.3%, sedangkan eksplan bagian ujung tunas menunjukkan pertumbuhan akar 6.7% tanpa pertumbuhan tunas. Pertumbuhan kalus menunjukkan hasil yang sama pada eksplan pangkal dan ujung tunas yaitu 4.4%.
Key concepts: Biology, Horticulture, Botany