2020J-Dinamika Jurnal Pengabdian MasyarakatOpen access

Program Emas dalam Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Arief Andriyanto, Etty Rekawati, Dwi Cahya Rahmadiyah

Open full text 0 citations

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya.

Open-access reader

About this research paper

What this paper is about

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang termasuk dalam kategori penyakit kronis dan diperkirakan akan meningkat, sehingga perlu dilakukan pengendalian metode yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dalam bentuk penanganan yang cerdas terhadap diabetes melitus. Layanan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program EMAS terhadap pengendalian gula darah orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: intervensi selama 6 bulan. Sampel penelitian sebanyak 86 orang dewasa penderita diabetes melitus tipe 2 di Cisalak Pasar Kecamatan Ciamnggis Kota Depok. Hasil: Kontrol gula darah orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 melalui intervensi EMAS (p-value 0,001 <0,05). Kesimpulan: Perubahan perilaku orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 diperlukan untuk menstabilkan gula darah pasien. Oleh karena itu, peran komunitas perawat spesialis sangat diperlukan untuk memberikan intervensi sesuai dengan kebutuhan penderita diabetes melitus untuk penanganan penyakitnya.

Key concepts: Medicine, Gynecology, Diabetes mellitus, Endocrinology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Program Emas dalam Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 — Research Paper | ScholarLens