Psychological Conflict Reflected in The Main Character of Jodi Picoult s Novel My Sister s Keeper.
Eka Rachmawati
Abstract
Eka Rachmawati
Abstract
Manusia tidak dapat menghindari konflik dalam hidupnya. Konflik yangbiasanya terjadi dalam kehidupan manusia dapat menyebabkan timbulnya depresi atau kecemasan. Freud percaya bahwa setiap individu mengalami konflik psikologis yang menyakitkan antara dorongan atau id dan superego, sedangkan ego berusaha untuk menjaga kesadaran dengan menggunakan mekanisme pertahanan diri. Studi ini dibuat untuk menganalisa konflik psikologis yang dialami oleh karakter utama dalam novel Jodi Picoult yang berjudul My Sister s Keeper berdasarkan teori psikoanalisis. Studi ini menggunakan karakter utama dalam novel My Sister s Keeper karya Jodi Picoult sebagai objek analisis. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskribsikan bagaimana konflik psikologis terjadi dalamkehidupan Anna. Studi ini menjelaskan bahwa Anna, karakter utama dalam novel My Sister s Keeper mengalami konflik psikologis yang membawa beberapa dampak pda kondisi psikologisnya. Konflik psikologis yang terjadi pada kehidupan Anna disebabkan oleh pertentangan antara id, ego, dan superego dalam diri Anna. Ego selalu berada di tengah tengah antara hasrat id untuk kepuasan seketika dan hasrat dari superego untuk moral tingkah laku. Konflik psikologis pada Anna bermula dari penderitaan berkepanjangan selama tiga belas tahun. Pengalaman yang menyakitkan ini membawanya pada depresi yang mempengaruhi kondisi psikologisnya. Konflik psikologis pada Anna terjadi pada tingkatan yang berbeda. Konflik pertama terjadi sebelum Anna membuat keputusan untuk menyewa pengacara dan menggugat orang tuanya ke pengadilan. Sedangkan konflik kedua terjadi setelah Anna menyewa pengacara dan mengajukan gugatan terhadap orang tuanya. Berdasarkan keseluruhan konflik, superego dalamdiri Anna lebih berperan. Novel ini dapat dianalisa dari sudut pandang yang berbeda, jadi penulis menyarankan untuk penulis berikutnya agar tertarik untuk melakukan studi dalam novel ini dengan menggunakan teori yang berbeda.
OpenAlex reports 3 citations for this work. Citation counts describe recorded attention and do not establish research quality.
A contribution statement is not available in the OpenAlex record.
Method details are not available in the OpenAlex metadata.
Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.
Limitations are not available in the OpenAlex metadata.
Application details are not available in the OpenAlex metadata.
Manusia tidak dapat menghindari konflik dalam hidupnya. Konflik yangbiasanya terjadi dalam kehidupan manusia dapat menyebabkan timbulnya depresi atau kecemasan. Freud percaya bahwa setiap individu mengalami konflik psikologis yang menyakitkan antara dorongan atau id dan superego, sedangkan ego berusaha untuk menjaga kesadaran dengan menggunakan mekanisme pertahanan diri. Studi ini dibuat untuk menganalisa konflik psikologis yang dialami oleh karakter utama dalam novel Jodi Picoult yang berjudul My Sister s Keeper berdasarkan teori psikoanalisis. Studi ini menggunakan karakter utama dalam novel My Sister s Keeper karya Jodi Picoult sebagai objek analisis. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskribsikan bagaimana konflik psikologis terjadi dalamkehidupan Anna. Studi ini menjelaskan bahwa Anna, karakter utama dalam novel My Sister s Keeper mengalami konflik psikologis yang membawa beberapa dampak pda kondisi psikologisnya. Konflik psikologis yang terjadi pada kehidupan Anna disebabkan oleh pertentangan antara id, ego, dan superego dalam diri Anna. Ego selalu berada di tengah tengah antara hasrat id untuk kepuasan seketika dan hasrat dari superego untuk moral tingkah laku. Konflik psikologis pada Anna bermula dari penderitaan berkepanjangan selama tiga belas tahun. Pengalaman yang menyakitkan ini membawanya pada depresi yang mempengaruhi kondisi psikologisnya. Konflik psikologis pada Anna terjadi pada tingkatan yang berbeda. Konflik pertama terjadi sebelum Anna membuat keputusan untuk menyewa pengacara dan menggugat orang tuanya ke pengadilan. Sedangkan konflik kedua terjadi setelah Anna menyewa pengacara dan mengajukan gugatan terhadap orang tuanya. Berdasarkan keseluruhan konflik, superego dalamdiri Anna lebih berperan. Novel ini dapat dianalisa dari sudut pandang yang berbeda, jadi penulis menyarankan untuk penulis berikutnya agar tertarik untuk melakukan studi dalam novel ini dengan menggunakan teori yang berbeda.
Key concepts: Sister, Humanities, Id, ego and super-ego, Art, Psychoanalysis, Philosophy, Psychology, Sociology