2019•Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan BiosistemOpen access

KERAGAAN HASIL ANALISIS PROKSIMAT BIJI KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA BERBAGAI TEKNIK PENGERINGAN BIJI

Bambang Budi Santoso, IGM Arya Parwata, Jayaputra Jayaputra

Open full text 0 citations

Abstract

Salah satu keunggulan tanaman kelor adalah komponen proksimat biji, yang dapat dipandang sebagai sumber bahan tanam yaitu benih dan juga sebagai bahan dasar olahan industri, yang kualitasnya sangat ditentukan oleh bagaimana cara memproses biji-biji tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan komponen proksimat biji kelor pada berbagai cara pengeringan biji. Teknik pengeringan tersebut adalah pengeringan dengan menggunakan oven pada 60±3 OC dan pada 105±3 OC, pengeringan dengan sinar matahari, dan pengeringan dengan aliran angin (kering angin). Sebanyak 250 g sampel biji digunakan pada setiap teknik pengeringan dengan tiga ulangan. Analisis proksimat biji kelor dilakukan dengan menggunakan metode standar oleh AOAC (2000). Hasil penelitian menunjukkan teknik pengeringan berpengaruh nyata terhadap komponen proksimat biji kelor akibat ada perbedaan suhu pengeringan. Terjadi penurunan kandungan lemak dan protein biji seiring dengan semakin meningkat suhu pengeringan terutama pada teknik pengeringan oven (60 OC dan 100 OC). Teknik pengeringan kering angin dan pengeringan dengan sinar matahari adalah teknik yang lebih baik untuk pengeringan biji kelor

Open-access reader

About this research paper

What this paper is about

Salah satu keunggulan tanaman kelor adalah komponen proksimat biji, yang dapat dipandang sebagai sumber bahan tanam yaitu benih dan juga sebagai bahan dasar olahan industri, yang kualitasnya sangat ditentukan oleh bagaimana cara memproses biji-biji tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan komponen proksimat biji kelor pada berbagai cara pengeringan biji. Teknik pengeringan tersebut adalah pengeringan dengan menggunakan oven pada 60±3 OC dan pada 105±3 OC, pengeringan dengan sinar matahari, dan pengeringan dengan aliran angin (kering angin). Sebanyak 250 g sampel biji digunakan pada setiap teknik pengeringan dengan tiga ulangan. Analisis proksimat biji kelor dilakukan dengan menggunakan metode standar oleh AOAC (2000). Hasil penelitian menunjukkan teknik pengeringan berpengaruh nyata terhadap komponen proksimat biji kelor akibat ada perbedaan suhu pengeringan. Terjadi penurunan kandungan lemak dan protein biji seiring dengan semakin meningkat suhu pengeringan terutama pada teknik pengeringan oven (60 OC dan 100 OC). Teknik pengeringan kering angin dan pengeringan dengan sinar matahari adalah teknik yang lebih baik untuk pengeringan biji kelor

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Salah satu keunggulan tanaman kelor adalah komponen proksimat biji, yang dapat dipandang sebagai sumber bahan tanam yaitu benih dan juga sebagai bahan dasar olahan industri, yang kualitasnya sangat ditentukan oleh bagaimana cara memproses biji-biji tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaan komponen proksimat biji kelor pada berbagai cara pengeringan biji. Teknik pengeringan tersebut adalah pengeringan dengan menggunakan oven pada 60±3 OC dan pada 105±3 OC, pengeringan dengan sinar matahari, dan pengeringan dengan aliran angin (kering angin). Sebanyak 250 g sampel biji digunakan pada setiap teknik pengeringan dengan tiga ulangan. Analisis proksimat biji kelor dilakukan dengan menggunakan metode standar oleh AOAC (2000). Hasil penelitian menunjukkan teknik pengeringan berpengaruh nyata terhadap komponen proksimat biji kelor akibat ada perbedaan suhu pengeringan. Terjadi penurunan kandungan lemak dan protein biji seiring dengan semakin meningkat suhu pengeringan terutama pada teknik pengeringan oven (60 OC dan 100 OC). Teknik pengeringan kering angin dan pengeringan dengan sinar matahari adalah teknik yang lebih baik untuk pengeringan biji kelor

Key concepts: Physics

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
KERAGAAN HASIL ANALISIS PROKSIMAT BIJI KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA BERBAGAI TEKNIK PENGERINGAN BIJI — Research Paper | ScholarLens