2015•Unpublished venueRequires access

Daniel Defoe’s Patriarchal Perspectives as Reflected in MollFlanders; A Sexual Politics Approach

Oktavionita Putri

Open publisher page 0 citations

Abstract

Skripsi ini memaparkan bagaimana Daniel Defoe mendiskreditkan posisi perempuan di abad ke-18 di Inggris sebagai objek penindasan melalui sosok Moll dalam novel yang berjudul The Fortunes and Misfortunes atau lebih dikenal dengan Moll Flanders. Penulis memilih Moll Flanders sebagai objek penelitian karena karya ini ditulis oleh Defoe berdasarkan pengalaman pribadinya ketika dia berada di penjara sehingga validitas yang terdapat dalam karya ini cenderung lebih kuat. Penelitian ini memakai pendekatan feminisme yaitu teori politik seksual (sexual politics) yang dikemukakan oleh Kate Millet, yang menyatakan adanya muatan politis penulis lakilaki dalam merepresentasikan tokoh perempuan di dalam karyanya untuk membentuk pendapat publik. Hasil dari analisis ini menunjukan bahwa pertama, Defoe menggunakan dua istilah patriarki, yakni ‘gentlewoman’ dan ‘market’, untuk membangun citra negatif perempuan melalui tokoh Moll. Kedua, Daniel Defoe sebagai penulis laki-laki tidak bisa lepas dari sebuah pola pikir patriarki yang cenderung merendahkan perempuan. Kata kunci: patriarki, perempuan, gender, stereotip, politik seksual

About this research paper

What this paper is about

Skripsi ini memaparkan bagaimana Daniel Defoe mendiskreditkan posisi perempuan di abad ke-18 di Inggris sebagai objek penindasan melalui sosok Moll dalam novel yang berjudul The Fortunes and Misfortunes atau lebih dikenal dengan Moll Flanders. Penulis memilih Moll Flanders sebagai objek penelitian karena karya ini ditulis oleh Defoe berdasarkan pengalaman pribadinya ketika dia berada di penjara sehingga validitas yang terdapat dalam karya ini cenderung lebih kuat. Penelitian ini memakai pendekatan feminisme yaitu teori politik seksual (sexual politics) yang dikemukakan oleh Kate Millet, yang menyatakan adanya muatan politis penulis lakilaki dalam merepresentasikan tokoh perempuan di dalam karyanya untuk membentuk pendapat publik. Hasil dari analisis ini menunjukan bahwa pertama, Defoe menggunakan dua istilah patriarki, yakni ‘gentlewoman’ dan ‘market’, untuk membangun citra negatif perempuan melalui tokoh Moll. Kedua, Daniel Defoe sebagai penulis laki-laki tidak bisa lepas dari sebuah pola pikir patriarki yang cenderung merendahkan perempuan. Kata kunci: patriarki, perempuan, gender, stereotip, politik seksual

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Skripsi ini memaparkan bagaimana Daniel Defoe mendiskreditkan posisi perempuan di abad ke-18 di Inggris sebagai objek penindasan melalui sosok Moll dalam novel yang berjudul The Fortunes and Misfortunes atau lebih dikenal dengan Moll Flanders. Penulis memilih Moll Flanders sebagai objek penelitian karena karya ini ditulis oleh Defoe berdasarkan pengalaman pribadinya ketika dia berada di penjara sehingga validitas yang terdapat dalam karya ini cenderung lebih kuat. Penelitian ini memakai pendekatan feminisme yaitu teori politik seksual (sexual politics) yang dikemukakan oleh Kate Millet, yang menyatakan adanya muatan politis penulis lakilaki dalam merepresentasikan tokoh perempuan di dalam karyanya untuk membentuk pendapat publik. Hasil dari analisis ini menunjukan bahwa pertama, Defoe menggunakan dua istilah patriarki, yakni ‘gentlewoman’ dan ‘market’, untuk membangun citra negatif perempuan melalui tokoh Moll. Kedua, Daniel Defoe sebagai penulis laki-laki tidak bisa lepas dari sebuah pola pikir patriarki yang cenderung merendahkan perempuan. Kata kunci: patriarki, perempuan, gender, stereotip, politik seksual

Key concepts: Humanities, Art, Cartography, Gender studies, Sociology, Geography

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Daniel Defoe’s Patriarchal Perspectives as Reflected in MollFlanders; A Sexual Politics Approach — Research Paper | ScholarLens