2016Unpublished venueRequires access

REFLECTION OF LOVE IN POEMS ASKING FOR ROSES AND GOING FOR WATER

Ni Wayan Wedari

Open publisher page 0 citations

Abstract

Studi yang berjudul Reflection of Love In Poems Asking For Roses And Going For Water ini membahas tentang refleksi cinta dalam dua puisi karya penyair Amerika Serikat, Robert Frost. Dua puisi ini menunjukkan perjalanan yang penting dalam hidup Frost yang berhubungan dengan sudut pandangnya dalam meraih suatu hal yang sangat bermakna dalam hidupnya. Tema dalam dua puisi ini terefleksikan dengan dua hal yang berbeda namun sama-sama mengandung arti cinta yang sangat alami dalam kehidupan manusia.  Data yang digunakan dalam studi ini diambil dari kompilasi puisi Robert Frost berjudul A Boys Will (1913) dan dianalisis secara teknik dokumentasi berdasarkan teori dari Arp dan Johnson (2006) mengenai unsur intrinsik dalam puisi. Hasil dari penelitian studi ini menunjukkan bahwa tema dan unsur intrinsik dalam karya puisi menjadi bagian penting dalam merefleksikan ide-ide dalam dua puisi ini. Frost menggambarkan karakteristik dari teknik-teknik yang digunakan oleh penyair pada masa tersebut melalui penggunaan unsur intrinsik seperti diksi, pencitraan, rima kata kiasan, dan simbolisme. Dari analisis tersebut, esensi cinta yang direfleksikan oleh Frost mengandung hal yang sangat bermakna dalam kehidupannya sebagai seorang penyair.

About this research paper

What this paper is about

Studi yang berjudul Reflection of Love In Poems Asking For Roses And Going For Water ini membahas tentang refleksi cinta dalam dua puisi karya penyair Amerika Serikat, Robert Frost. Dua puisi ini menunjukkan perjalanan yang penting dalam hidup Frost yang berhubungan dengan sudut pandangnya dalam meraih suatu hal yang sangat bermakna dalam hidupnya. Tema dalam dua puisi ini terefleksikan dengan dua hal yang berbeda namun sama-sama mengandung arti cinta yang sangat alami dalam kehidupan manusia.  Data yang digunakan dalam studi ini diambil dari kompilasi puisi Robert Frost berjudul A Boys Will (1913) dan dianalisis secara teknik dokumentasi berdasarkan teori dari Arp dan Johnson (2006) mengenai unsur intrinsik dalam puisi. Hasil dari penelitian studi ini menunjukkan bahwa tema dan unsur intrinsik dalam karya puisi menjadi bagian penting dalam merefleksikan ide-ide dalam dua puisi ini. Frost menggambarkan karakteristik dari teknik-teknik yang digunakan oleh penyair pada masa tersebut melalui penggunaan unsur intrinsik seperti diksi, pencitraan, rima kata kiasan, dan simbolisme. Dari analisis tersebut, esensi cinta yang direfleksikan oleh Frost mengandung hal yang sangat bermakna dalam kehidupannya sebagai seorang penyair.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Studi yang berjudul Reflection of Love In Poems Asking For Roses And Going For Water ini membahas tentang refleksi cinta dalam dua puisi karya penyair Amerika Serikat, Robert Frost. Dua puisi ini menunjukkan perjalanan yang penting dalam hidup Frost yang berhubungan dengan sudut pandangnya dalam meraih suatu hal yang sangat bermakna dalam hidupnya. Tema dalam dua puisi ini terefleksikan dengan dua hal yang berbeda namun sama-sama mengandung arti cinta yang sangat alami dalam kehidupan manusia.  Data yang digunakan dalam studi ini diambil dari kompilasi puisi Robert Frost berjudul A Boys Will (1913) dan dianalisis secara teknik dokumentasi berdasarkan teori dari Arp dan Johnson (2006) mengenai unsur intrinsik dalam puisi. Hasil dari penelitian studi ini menunjukkan bahwa tema dan unsur intrinsik dalam karya puisi menjadi bagian penting dalam merefleksikan ide-ide dalam dua puisi ini. Frost menggambarkan karakteristik dari teknik-teknik yang digunakan oleh penyair pada masa tersebut melalui penggunaan unsur intrinsik seperti diksi, pencitraan, rima kata kiasan, dan simbolisme. Dari analisis tersebut, esensi cinta yang direfleksikan oleh Frost mengandung hal yang sangat bermakna dalam kehidupannya sebagai seorang penyair.

Key concepts: Humanities, Art, Frost (temperature), Poetry, Literature, Geography, Meteorology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
REFLECTION OF LOVE IN POEMS ASKING FOR ROSES AND GOING FOR WATER — Research Paper | ScholarLens