2011Unpublished venueRequires access

Analysis Of Portrayal Of The Protagonist In H.G Wells'The Invisible Man And R.I Stevenson's The Strange case Of DR. Jekyll And Mr. Hyde

David Christian Halim

Open publisher page 0 citations

Abstract

Di dalam Skripsi ini, penulis menganalisis tentang karakteristik tokoh peneliti dari dua novel yang berjudul The Invisible Man tulisan Herbert George Wells dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde yang ditulis oleh Robert Louis Stevenson. Kedua tokoh yang dianalisis di dalam Skripsi ini adalah Griffin dalam novel The Invisible Man dan Dr. Henry Jekyll dalam novel The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde. Setelah menganalisis kedua novel ini, penulis menyimpulkan bahwa kedua tokoh di dalam kedua novel ini sangat menarik untuk dibahas. Kedua novel ini bercerita tentang peneliti yang berhasil membuat sebuah terobosan baru di dunia ilmu pengetahuan, tetapi terobosan sains yang seharusnya bisa menjadi berkah justru berubah menjadi kutukan akibat penyalahgunaan. Setiap peneliti tentunya memiliki pandangan yang berbeda dalam sains yang membuat perbedaan dalam cara mereka menggunakannya. Hal ini yang menarik minat penulis untuk mengangkat kedua karya ini sebagai pembahasan di dalam Skripsi ini dan penulis berpendapat bahwa The Invisible Man dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde merupakan karya yang sangat menarik untuk dibaca dan dibahas karena memiliki pengembangan karakteristik tokoh yang baik serta pesan moral dengan makna yang dalam.

About this research paper

What this paper is about

Di dalam Skripsi ini, penulis menganalisis tentang karakteristik tokoh peneliti dari dua novel yang berjudul The Invisible Man tulisan Herbert George Wells dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde yang ditulis oleh Robert Louis Stevenson. Kedua tokoh yang dianalisis di dalam Skripsi ini adalah Griffin dalam novel The Invisible Man dan Dr. Henry Jekyll dalam novel The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde. Setelah menganalisis kedua novel ini, penulis menyimpulkan bahwa kedua tokoh di dalam kedua novel ini sangat menarik untuk dibahas. Kedua novel ini bercerita tentang peneliti yang berhasil membuat sebuah terobosan baru di dunia ilmu pengetahuan, tetapi terobosan sains yang seharusnya bisa menjadi berkah justru berubah menjadi kutukan akibat penyalahgunaan. Setiap peneliti tentunya memiliki pandangan yang berbeda dalam sains yang membuat perbedaan dalam cara mereka menggunakannya. Hal ini yang menarik minat penulis untuk mengangkat kedua karya ini sebagai pembahasan di dalam Skripsi ini dan penulis berpendapat bahwa The Invisible Man dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde merupakan karya yang sangat menarik untuk dibaca dan dibahas karena memiliki pengembangan karakteristik tokoh yang baik serta pesan moral dengan makna yang dalam.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Di dalam Skripsi ini, penulis menganalisis tentang karakteristik tokoh peneliti dari dua novel yang berjudul The Invisible Man tulisan Herbert George Wells dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde yang ditulis oleh Robert Louis Stevenson. Kedua tokoh yang dianalisis di dalam Skripsi ini adalah Griffin dalam novel The Invisible Man dan Dr. Henry Jekyll dalam novel The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde. Setelah menganalisis kedua novel ini, penulis menyimpulkan bahwa kedua tokoh di dalam kedua novel ini sangat menarik untuk dibahas. Kedua novel ini bercerita tentang peneliti yang berhasil membuat sebuah terobosan baru di dunia ilmu pengetahuan, tetapi terobosan sains yang seharusnya bisa menjadi berkah justru berubah menjadi kutukan akibat penyalahgunaan. Setiap peneliti tentunya memiliki pandangan yang berbeda dalam sains yang membuat perbedaan dalam cara mereka menggunakannya. Hal ini yang menarik minat penulis untuk mengangkat kedua karya ini sebagai pembahasan di dalam Skripsi ini dan penulis berpendapat bahwa The Invisible Man dan The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde merupakan karya yang sangat menarik untuk dibaca dan dibahas karena memiliki pengembangan karakteristik tokoh yang baik serta pesan moral dengan makna yang dalam.

Key concepts: Humanities, Art, Psychoanalysis, Philosophy, Psychology

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Analysis Of Portrayal Of The Protagonist In H.G Wells'The Invisible Man And R.I Stevenson's The Strange case Of DR. Jekyll And Mr. Hyde — Research Paper | ScholarLens