2006Unpublished venueRequires access

Elements of Plot in Bram Stoker's 'Dracula'

Ridwan Ridwan

Open publisher page 0 citations

Abstract

Dalam tugas akhir ini, saya memilih novel karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, karena novel tersebut sangat kaya akan unsur misterinya, bukan hanya bagi saya tapi juga mungkin bagi semua orang yang membacanya, dapat merasakan bahwa Bram Stoker, seorang penulis asal Irlandia yang hidup di abad ke-19 adalah penulis yang handal dan Dracula, adalah salah satu karya agungnya yang telah menjadi legenda semenjak pertama kali novel tersebut dipublikasikan. Saya memilih untuk membahas elemen-elemen plot dari novel ini, karena didalam novel ini terdapat banyak misteri, yang akan lebih mudah untuk dimengerti bila dibahas atau dilihat dari penguraian elemen-elemen plot yang terkandung di dalamnya. Elemen- elemen plot itu sendiri terdiri dari tiga buah aspek, yaitu: yang pertama adalah aspek ketegangan (suspense); yang kedua adalah aspek kejutan (surprise); dan yang terakhir adalah aspek kesinambungan atau disebut juga dengan hubungan sebab-akibat (artistic unity). Dalam pembahasan elemen-elemen ini, saya dapat menyimpulkan, betapa pentingnya element plot untuk pembuatan sebuah novel karena elemen-elemen plot tersebut dipakai untuk merangkai sebuah cerita menjadi satu kesatuan yang bagus yang dapat membuat setiap pembacanya mengerti makna cerita novel tersebut dan menangkap jalan cerita novel tersebut tanpa merasa aneh dan janggal akan kejadian-kejadian di dalam cerita tersebut. Novel ini mengisahkan tentang perjalanan Jonathan Harker, seorang makelar tanah dari kota London yang pergi menuju Transylvania, sebuah kota di benua Eropa untuk bertemu Count Dracula yang misterius. Semenjak itu, kejadian-kejadian aneh menimpa Jonathan, dan semua kejadian itu selalu bersangkutan dengan Count Dracula. Karena Dracula tergolong dalam novel misteri, maka pembaca akan mendapati banyak sekali aspek ketegangan (suspense), dan hal-hal yang membuat semua pembaca bertanya-tanya akan kelanjutan ceritanya; salah satu contohnya adalah penulis mengenalkan pembaca pada sosok Dracula yang secara garis besar digambarkan sebagai sosok yang penuh misteri. Pembaca dibuat penasaran apakah sosok Dracula tersebut di akhir ceritanya dapat berhasil dibasmi atau tidak. Selain itu, sebagai pembaca saya selalu dikejutkan oleh aspek kejutan (surprise) di dalam ceritanya. Disebutkan bahwa Dracula dapat merubah wujudnya menjadi lebih muda sehingga sulit digambarkan apa atau siapa itu Dracula. Namun lambat laun pertanyaan dan kejutan-kejutan yang disajikan dapat tersingkap dengan adanya aspek kesinambungan (artistic unity), sehingga di akhir cerita, pembaca dapat menyimpulkan bahwa Dracula adalah mahluk yang harus minum darah manusia untuk bertahan hidup dan untuk menghentikan aksinya itu, Dracula dapat dibunuh dengan cara ditikam jantungnya. Setelah membahas elemen-elemen plot dalam novel tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa Bram Stoker adalah seorang pengarang yang handal, dan ia berhasil memadukan ketiga elemen tersebut kedalam satu buah alur cerita. Keberhasilannya dalam membuat sebuah cerita yang baik terlihat dari penyuguhan ceritanya: suasana teror yang sangat mencekam, suasana horor yang sangat kental, dibuat dibuat oleh sang penulis dengan begitu menarik dan semua itu dikemas di dalam satu buah cerita yang sangat apik.

About this research paper

What this paper is about

Dalam tugas akhir ini, saya memilih novel karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, karena novel tersebut sangat kaya akan unsur misterinya, bukan hanya bagi saya tapi juga mungkin bagi semua orang yang membacanya, dapat merasakan bahwa Bram Stoker, seorang penulis asal Irlandia yang hidup di abad ke-19 adalah penulis yang handal dan Dracula, adalah salah satu karya agungnya yang telah menjadi legenda semenjak pertama kali novel tersebut dipublikasikan. Saya memilih untuk membahas elemen-elemen plot dari novel ini, karena didalam novel ini terdapat banyak misteri, yang akan lebih mudah untuk dimengerti bila dibahas atau dilihat dari penguraian elemen-elemen plot yang terkandung di dalamnya. Elemen- elemen plot itu sendiri terdiri dari tiga buah aspek, yaitu: yang pertama adalah aspek ketegangan (suspense); yang kedua adalah aspek kejutan (surprise); dan yang terakhir adalah aspek kesinambungan atau disebut juga dengan hubungan sebab-akibat (artistic unity). Dalam pembahasan elemen-elemen ini, saya dapat menyimpulkan, betapa pentingnya element plot untuk pembuatan sebuah novel karena elemen-elemen plot tersebut dipakai untuk merangkai sebuah cerita menjadi satu kesatuan yang bagus yang dapat membuat setiap pembacanya mengerti makna cerita novel tersebut dan menangkap jalan cerita novel tersebut tanpa merasa aneh dan janggal akan kejadian-kejadian di dalam cerita tersebut. Novel ini mengisahkan tentang perjalanan Jonathan Harker, seorang makelar tanah dari kota London yang pergi menuju Transylvania, sebuah kota di benua Eropa untuk bertemu Count Dracula yang misterius. Semenjak itu, kejadian-kejadian aneh menimpa Jonathan, dan semua kejadian itu selalu bersangkutan dengan Count Dracula. Karena Dracula tergolong dalam novel misteri, maka pembaca akan mendapati banyak sekali aspek ketegangan (suspense), dan hal-hal yang membuat semua pembaca bertanya-tanya akan kelanjutan ceritanya; salah satu contohnya adalah penulis mengenalkan pembaca pada sosok Dracula yang secara garis besar digambarkan sebagai sosok yang penuh misteri. Pembaca dibuat penasaran apakah sosok Dracula tersebut di akhir ceritanya dapat berhasil dibasmi atau tidak. Selain itu, sebagai pembaca saya selalu dikejutkan oleh aspek kejutan (surprise) di dalam ceritanya. Disebutkan bahwa Dracula dapat merubah wujudnya menjadi lebih muda sehingga sulit digambarkan apa atau siapa itu Dracula. Namun lambat laun pertanyaan dan kejutan-kejutan yang disajikan dapat tersingkap dengan adanya aspek kesinambungan (artistic unity), sehingga di akhir cerita, pembaca dapat menyimpulkan bahwa Dracula adalah mahluk yang harus minum darah manusia untuk bertahan hidup dan untuk menghentikan aksinya itu, Dracula dapat dibunuh dengan cara ditikam jantungnya. Setelah membahas elemen-elemen plot dalam novel tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa Bram Stoker adalah seorang pengarang yang handal, dan ia berhasil memadukan ketiga elemen tersebut kedalam satu buah alur cerita. Keberhasilannya dalam membuat sebuah cerita yang baik terlihat dari penyuguhan ceritanya: suasana teror yang sangat mencekam, suasana horor yang sangat kental, dibuat dibuat oleh sang penulis dengan begitu menarik dan semua itu dikemas di dalam satu buah cerita yang sangat apik.

Why it matters

A significance statement is not available in the OpenAlex record.

Key contribution

A contribution statement is not available in the OpenAlex record.

Method / approach

Method details are not available in the OpenAlex metadata.

Main findings

Findings are not separately available in the OpenAlex metadata.

Limitations

Limitations are not available in the OpenAlex metadata.

Applications

Application details are not available in the OpenAlex metadata.

Available abstract

Dalam tugas akhir ini, saya memilih novel karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, karena novel tersebut sangat kaya akan unsur misterinya, bukan hanya bagi saya tapi juga mungkin bagi semua orang yang membacanya, dapat merasakan bahwa Bram Stoker, seorang penulis asal Irlandia yang hidup di abad ke-19 adalah penulis yang handal dan Dracula, adalah salah satu karya agungnya yang telah menjadi legenda semenjak pertama kali novel tersebut dipublikasikan. Saya memilih untuk membahas elemen-elemen plot dari novel ini, karena didalam novel ini terdapat banyak misteri, yang akan lebih mudah untuk dimengerti bila dibahas atau dilihat dari penguraian elemen-elemen plot yang terkandung di dalamnya. Elemen- elemen plot itu sendiri terdiri dari tiga buah aspek, yaitu: yang pertama adalah aspek ketegangan (suspense); yang kedua adalah aspek kejutan (surprise); dan yang terakhir adalah aspek kesinambungan atau disebut juga dengan hubungan sebab-akibat (artistic unity). Dalam pembahasan elemen-elemen ini, saya dapat menyimpulkan, betapa pentingnya element plot untuk pembuatan sebuah novel karena elemen-elemen plot tersebut dipakai untuk merangkai sebuah cerita menjadi satu kesatuan yang bagus yang dapat membuat setiap pembacanya mengerti makna cerita novel tersebut dan menangkap jalan cerita novel tersebut tanpa merasa aneh dan janggal akan kejadian-kejadian di dalam cerita tersebut. Novel ini mengisahkan tentang perjalanan Jonathan Harker, seorang makelar tanah dari kota London yang pergi menuju Transylvania, sebuah kota di benua Eropa untuk bertemu Count Dracula yang misterius. Semenjak itu, kejadian-kejadian aneh menimpa Jonathan, dan semua kejadian itu selalu bersangkutan dengan Count Dracula. Karena Dracula tergolong dalam novel misteri, maka pembaca akan mendapati banyak sekali aspek ketegangan (suspense), dan hal-hal yang membuat semua pembaca bertanya-tanya akan kelanjutan ceritanya; salah satu contohnya adalah penulis mengenalkan pembaca pada sosok Dracula yang secara garis besar digambarkan sebagai sosok yang penuh misteri. Pembaca dibuat penasaran apakah sosok Dracula tersebut di akhir ceritanya dapat berhasil dibasmi atau tidak. Selain itu, sebagai pembaca saya selalu dikejutkan oleh aspek kejutan (surprise) di dalam ceritanya. Disebutkan bahwa Dracula dapat merubah wujudnya menjadi lebih muda sehingga sulit digambarkan apa atau siapa itu Dracula. Namun lambat laun pertanyaan dan kejutan-kejutan yang disajikan dapat tersingkap dengan adanya aspek kesinambungan (artistic unity), sehingga di akhir cerita, pembaca dapat menyimpulkan bahwa Dracula adalah mahluk yang harus minum darah manusia untuk bertahan hidup dan untuk menghentikan aksinya itu, Dracula dapat dibunuh dengan cara ditikam jantungnya. Setelah membahas elemen-elemen plot dalam novel tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa Bram Stoker adalah seorang pengarang yang handal, dan ia berhasil memadukan ketiga elemen tersebut kedalam satu buah alur cerita. Keberhasilannya dalam membuat sebuah cerita yang baik terlihat dari penyuguhan ceritanya: suasana teror yang sangat mencekam, suasana horor yang sangat kental, dibuat dibuat oleh sang penulis dengan begitu menarik dan semua itu dikemas di dalam satu buah cerita yang sangat apik.

Key concepts: Dracula, Humanities, Plot (graphics), Art, Cartography, Geography, Art history, Mathematics

Related papers

Back to paper searchBrowse research topicsOriginal source
Elements of Plot in Bram Stoker's 'Dracula' — Research Paper | ScholarLens